Mengenal Tiger Parenting beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiger parenting adalah pola asuh orang tua dengan metode pengasuhan yang keras, ketat, dan menuntut. Pola asuh ini cenderung ke pola asuh otoriter yang membuat anak mengikuti dan mencapai harapan orang tuanya.
Selain itu, tiger parenting juga sering membuat orang tua menaruh harapan atau ekspektasi tinggi pada anak.
Dikutip dari www.verywellfamily.com, berikut ini uraian tentang tiger parenting lengkap dengan ciri-ciri dan manfaatnya.
Pengertian Tiger Parenting
Tiger parenting adalah pola asuh orang tua yang mengacu pada metode pengasuhan yang ketat dan otoriter. Pola asuh ini bertujuan untuk membesarkan anak-anak berprestasi.
Terkadang tiger parenting ini melarang anak untuk tidak menginap, berpesta atau melakukan kegiatan santai lainnya agar anak lebih fokus belajar.
Ciri-ciri Tiger Parenting
Berikut ini ciri-ciri tiger parenting jika ingin diterapkan dalam kehidupan untuk mengasuh anak-anaknya.
Tidak memberi izin anak lebih banyak bergaul dengan teman-temannya.
Menuntut anak untuk mendapatkan nilai tinggi dalam semua ujian dan sering kali memberikan hukuman ketika anak gagal melakukannya.
Lebih peduli tentang pencapaian anak daripada peduli tentang cara anak mencapai dan menghormati harga diri lebih dari kemampuan anak.
Orang tua lebih peduli dengan standar diri sendiri daripada kesukaan anak.
Takut menceritakan sesuatu kepada orang tua karena takut akan ditegur atau orang tua tidak menyukai kondisinya.
Orang tua sulit mempercayai anak terhadap banyak hal dan terus mengingatkan dan memintanya.
Manfaat Tiger Parenting
Banyak manfaat tiger parenting yang jarang diketahui, antara lain:
1. Masa Depan Anak Tertata
Orang tua yang mempraktikkan metode tiger parenting dipercaya bahwa metode ini akan menguntungkan anak dengan menata masa depannya. Hal ini mungkin sulit disadari dan dipahami oleh anak-anak meskipun bermanfaat untuk masa depannya.
2. Anak Menanamkan Etos Kerja yang Tinggi
Pola asuh ini membuat orang tua yang menerapkannya merasa bahwa ini bisa menanamkan gos kerja yang tinggi pada anak-anaknya. Idealnya tiger parenting mendorong disiplin diri yang sering terbawa hingga dewasa.
3. Mendapatkan Dukungan Penuh
Manfaat selanjutnya dari tiger parenting adalah anak mendapatkan dukungan secara penuh. Meskipun anak merasa didorong kuat untuk bekerja keras, ia tetap merasa didukung.
Secara garis besar, tiger parenting adalah pola asuh orang tua dengan metode pengasuhan yang ketat, keras, dan menuntut. Meskipun terdengar kurang baik, tapi metode ini memiliki banyak manfaat untuk kehidupan anak nantinya. (DSI)
