Nikah Muda Umur Berapa? Ini Penjelasan Berdasarkan Hukum Indonesia

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menikah merupakan keputusan penting yang harus dipersiapkan dengan baik, terlebih bagi yang memilih untuk menikah di usia muda. Lantas, nikah muda umur berapa? Umur minimal untuk melangsungkan pernikahan telah diatur oleh hukum Indonesia di dalam Undang-Undang.
Umur adalah salah satu faktor penting dalam pernikahan, sebab umur menentukan kematangan fisik dan mental pria dan wanita. Keputusan besar tersebut berpengaruh terhadap kehidupan dari kedua belah pihak pasangan dan juga masa depan mereka.
Nikah Muda Umur Berapa? Ini Penjelasannya
Berbagai persiapan harus direncanakan ketika seseorang memutuskan untuk menikah dengan pasangannya. Tentu saja, di Indonesia bukan hanya soal kesiapan materi, tetapi ada batasan umur yang harus diperhatikan.
Tentang batasan usia muda, hal ini berkaitan dengan rentang umur yang telah ditentukan berdasarkan kebijakan masing-masing wilayah dan negara. Batasan usia seseorang menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2009 yaitu.
Masa balita: 0-5 tahun
Masa kanak-kanak: 5-11 tahun
Masa remaja awal: 12-16 tahun
Masa remaja akhir: 17-25 tahun
Masa dewasa awal: 26-35 tahun
Masa dewasa akhir: 36-45 tahun
Masa lansia awal: 46-55 tahun
Masa lansia akhir: 56-65 tahun
Masa manula: 65 tahun keatas
Jadi, nikah muda umur berapa?
Di Indonesia muda yang dimaksud terdapat pada rentang umur terendah yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang menyatakan bahwa batas usia untuk menikah bagi pria dan wanita adalah mereka yang telah mencapai usia 19 tahun.
Perubahan norma dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan ini menjangkau batas usia untuk melakukan perkawinan, perbaikan norma menjangkau dengan menaikkan batas minimal umur perkawinan bagi wanita, yang sebelumnya 16 tahun menjadi 19 tahun.
Batas usia ini dinilai telah memiliki kematang jiwa raga untuk dapat melangsungkan pernikahan agar dapat mewujudkan tujuan secara baik tanpa berakhir pada perceraian dan mendapat keturunan yang sehat dan berkualitas.
Alasan selanjutnya untuk pengaturan batas usia untuk menikah ini akan mengakibatkan laju kelahiran yang lebih rendah dan menurunkan resiko kematian ibu dan anak.
Selain itu juga dapat terpenuhinya hak-hak anak sehingga mengoptimalkan tumbuh kembang anak termasuk pendampingan orang tua hingga jenjang pendidikan yang tinggi.
Jadi nikah muda umur berapa? Nikah muda adalah usia terendah ketika pasangan memutuskan untuk menikah yakni 19 tahun dan diatur dalam Undang-Undang tentang Perkawinan yang berlaku. (DVA)
Baca Juga: Seserahan Apa Saja untuk Pernikahan? Ini Daftarnya
