Konten dari Pengguna

Paranoid Skizofrenia: Penyebab, Tanda, dan Pengobatannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi paranoid skizofrenia. Sumber: Engin Akyurt/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi paranoid skizofrenia. Sumber: Engin Akyurt/pexels.com

Paranoid skizofrenia adalah salah satu jenis gangguan mental skizofrenia yang membuat penderitanya mengalami delusi bahwa orang lain hendak menyakitinya. Gangguan mental ini adalah jenis skizofrenia yang paling banyak terjadi.

Sari dalam Dinamika Psikologi Penderita Skizofrenia Paranoid yang Sering Mengalami Relapse menyebutkan bahwa penderita skizofrenia paranoid cenderung tidak mudah percaya dengan orang lain.

Untuk memahami lebih lanjut seputar apa itu paranoid skizofrenia, baca artikel ini sampai selesai.

Apa itu Paranoid Skizofrenia?

Ilustrasi paranoid skizofrenia. Sumber: cottonbro studio/pexels.com

Paranoid skizofrenia adalah jenis gangguan mental skizofrenia yang membuat penderitanya sulit untuk percaya terhadap orang lain. Pasalnya, penderita paranoid skizofrenia ini akan mengalami delusi yang menganggap jika orang lain hendak melawan dirinya.

Selain itu, gangguan paranoid skizofrenia ini tergolong sebagai tipe skizofrenia yang paling banyak terjadi. Di sisi lain, penderita paranoid skizofrenia juga cenderung menganggap dirinya cukup kuat, lebih hebat, hingga mempunyai pengaruh besar.

Penyebab Paranoid Skizofrenia

Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan paranoid skizofrenia. Adapun sejumlah penyebab paranoid skizofrenia adalah:

  • Faktor genetik atau keturunan.

  • Memiliki trauma masa lalu, seperti perlakuan buruk yang diterima pada masa kecil, kekerasan fisik dan verbal, hingga mengalami kejadian menakutkan yang sulit dilupakan.

  • Mengalami stres berlebihan dan tekanan berat.

  • Penyalahgunaan obat-obatan tertentu.

  • Mengalami malnutrisi pada janin.

Tanda-tanda Paranoid Skizofrenia

Seorang penderita paranoid skizofrenia umumnya akan menunjukkan gejala tertentu. Adapun beberapa tanda-tanda paranoid skizofrenia adalah:

  • Mengalami halusinasi suara.

  • Mengalami delusi paranoid yang terlalu sering.

  • Memiliki gangguan persepsi.

  • Merasa curiga, cemas, serta suka menyendiri.

  • Merasa cemburu secara tidak realistis.

  • Merasa bahwa dirinya lebih hebat dari kenyataan yang ada.

  • Suasana hati cenderung tidak stabil.

  • Mengalami perubahan pola tidur.

  • Pola makan berubah.

  • Mengucapkan salam perpisahan yang tidak realistis atau tidak jelas.

  • Kebiasaan mengonsumsi alkohol dan obat-obatan meningkat.

Pengobatan Paranoid Skizofrenia

Pada dasarnya, paranoid skizofrenia ini berbahaya bagi penderitanya, karena sering mengalami delusi dan halusinasi. Maka dari itu, sebaiknya gangguan mental ini lekas diatasi. Adapun beberapa cara mengatasi paranoid skizofrenia yaitu:

  • Konsultasi pada psikiater secara rutin.

  • Melakukan terapi elektrokonvulsif.

  • Konsumsi obat-obatan berdasarkan resep dokter.

  • Melakukan pelatihan keterampilan maupun bersosialisasi.

Demikian sederet informasi seputar apa itu paranoid skizofrenia, penyebab, hingga pengobatannya. [ENF]