Konten dari Pengguna

Pengertian Academic Burnout, Gejala, dan Cara Mengatasi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi academic burnout adalah. Sumber foto: pexels/Keira Burton
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi academic burnout adalah. Sumber foto: pexels/Keira Burton

Academic burnout adalah kondisi yang dialami oleh seseorang karena merasa kelelahan dalam belajar. Hal tersebut biasanya terjadi pada mahasiswa dan para pelajar yang memiliki banyak tugas.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengertian academic burnout, gejala, dan cara mengatasinya, simak uraian di bawah ini.

Pengertian Academic Burnout

Ilustrasi academic burnout adalah. Sumber foto: pexels/MART PRODUCTION.

Dikutip dari buku Religiosity, Burnout dan Work-Family Conflict pada Tenaga Kesehatan karya Laila Meiliyandrie Indah wardani dan Syifa Ayu, burnout adalah sindrom yang ditandai dengan adanya peningkatan kelelahan emosional dan mengurangi perasaan pencapaian pribadi.

Sedangkan menurut Schaufeli dan Enzman, burnout adalah metafora yang umum digunakan untuk mengambarkan keadaan atau proses kelelahan mental.

Sedangkan academic burnout adalah kelelahan akademik yang merupakan reaksi emosional, fisik, dan mental yang negatif terhadap studi yang berkepanjangan.

Gejala Academic Burnout

  • Memiliki penurunan prestasi akademik

  • Mood yang sering berubah-ubah

  • Mengalami cemas yang berlebihan

  • Tugas-tugas mulai terbengkalai

  • Kehilangan semangat belajar

  • Konsentrasi dan fokus mulai menurun

  • Mengisolasi diri dari keramaian

  • Selalu berpikiran negatif yang sering kali merendahkan kemampuan diri

  • Kualitas tidur memburuk

  • Kesehatan fiisk menurun, sehingga sering merasa capek dan kelelahan yang berlebihan

Cara Mengatasi Academic Burnout

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi academic burnout agar tidak berkepanjangan.

1. Membuat Daftar Prioritas

Membuat daftar prioritas merupakan cara yang efektif untuk membuat pikiran bisa lebih fokus mana hal yang harus diutamakan dan yang bisa dikesampingkan. Sehingga beban di pikiran bisa sedikit berkurang.

2. Belajar Sesuai dengan Kemampuan

Cara selanjutnya yaitu belajar sesuai dengan kemampuan, tidak terlalu menekan diri hingga akhirnya stres. Adapun maksud belajar sesuai kemampuan yaitu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

3. Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Me time atau meluangkan waktu untuk diri sendiri merupakan cara yang efektif untuk meminimalisir munculnya stres yang berkepanjangan.

Contoh cara menyalurkan me time adalah melakukan hal-hal yang disukai, berolahraga, dan lain sebagainya.

4. Istirahat yang Cukup

Faktor penyebab academic burnout yang cukup sering terjadi pada siswa adalah kelelahan dan kurangnya istirahat sehingga merasa lelah. Akhirnya hal tersebut membuat mudah emosional dan sensitif.

Itulah uraian tentang academic burnout, gejala yang sering muncul, serta cara mengatasinya.