Pengertian Academic Burnout, Gejala, dan Cara Mengatasi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Academic burnout adalah kondisi yang dialami oleh seseorang karena merasa kelelahan dalam belajar. Hal tersebut biasanya terjadi pada mahasiswa dan para pelajar yang memiliki banyak tugas.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengertian academic burnout, gejala, dan cara mengatasinya, simak uraian di bawah ini.
Pengertian Academic Burnout
Dikutip dari buku Religiosity, Burnout dan Work-Family Conflict pada Tenaga Kesehatan karya Laila Meiliyandrie Indah wardani dan Syifa Ayu, burnout adalah sindrom yang ditandai dengan adanya peningkatan kelelahan emosional dan mengurangi perasaan pencapaian pribadi.
Sedangkan menurut Schaufeli dan Enzman, burnout adalah metafora yang umum digunakan untuk mengambarkan keadaan atau proses kelelahan mental.
Sedangkan academic burnout adalah kelelahan akademik yang merupakan reaksi emosional, fisik, dan mental yang negatif terhadap studi yang berkepanjangan.
Gejala Academic Burnout
Memiliki penurunan prestasi akademik
Mood yang sering berubah-ubah
Mengalami cemas yang berlebihan
Tugas-tugas mulai terbengkalai
Kehilangan semangat belajar
Konsentrasi dan fokus mulai menurun
Mengisolasi diri dari keramaian
Selalu berpikiran negatif yang sering kali merendahkan kemampuan diri
Kualitas tidur memburuk
Kesehatan fiisk menurun, sehingga sering merasa capek dan kelelahan yang berlebihan
Cara Mengatasi Academic Burnout
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi academic burnout agar tidak berkepanjangan.
1. Membuat Daftar Prioritas
Membuat daftar prioritas merupakan cara yang efektif untuk membuat pikiran bisa lebih fokus mana hal yang harus diutamakan dan yang bisa dikesampingkan. Sehingga beban di pikiran bisa sedikit berkurang.
2. Belajar Sesuai dengan Kemampuan
Cara selanjutnya yaitu belajar sesuai dengan kemampuan, tidak terlalu menekan diri hingga akhirnya stres. Adapun maksud belajar sesuai kemampuan yaitu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
3. Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Me time atau meluangkan waktu untuk diri sendiri merupakan cara yang efektif untuk meminimalisir munculnya stres yang berkepanjangan.
Contoh cara menyalurkan me time adalah melakukan hal-hal yang disukai, berolahraga, dan lain sebagainya.
4. Istirahat yang Cukup
Faktor penyebab academic burnout yang cukup sering terjadi pada siswa adalah kelelahan dan kurangnya istirahat sehingga merasa lelah. Akhirnya hal tersebut membuat mudah emosional dan sensitif.
Itulah uraian tentang academic burnout, gejala yang sering muncul, serta cara mengatasinya.
