Pengertian Bipolar Affective Disorder dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bipolar affective disorder adalah jenis gangguan mental yang membuat penderitanya mudah mengalami perubahan suasana hati, dari senang ke sedih. Pada umumnya, kondisi tersebut bisa terjadi selama beberapa hari.
Bearden, Hoffman, dan Cannon dalam The Neuropsychology and Neuroanatomy of Bipolar Affective Disorder: A Critical Review, menyebutkan bahwa bipolar affective disorder bisa membuat penderitangan mudah gelisah dan merasa terganggu.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar apa itu bipolar affective disorder, baca artikel ini sampai habis.
Apa itu Bipolar Affective Disorder?
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, bipolar affective disorder adalah gangguan mental yang memengaruhi suasana hati penderitanya. Pada umumnya, penderita bipolar mudah mengalami perubahan suasana hati yang berlawanan, dari episode manik ke episode depresi.
Episode manik adalah kondisi ketika penderita bipolar memiliki suasana hati atau mood yang tinggi. Hal itu membuat dirinya lebih bersemangat, humoris, bahkan bisa lebih cerdas.
Sebaliknya, ketika mencapai episode depresi, penderita bipolar affective disorder akan merasa bahwa dirinya tidak berharga, sehingga menjadi sangat rendah diri.
Gejala Bipolar Affective Disorder
Pada umumnya, seseorang yang memiliki gangguan bipolar affective disorder akan menunjukkan sejumlah tanda-tanda. Adapun beberapa gejala bipolar affective disorder adalah:
1. Fase Manik
Mempunyai banyak energi.
Merasa terlalu gembira.
Cerewet dan berbicara cepat.
Kesulitan tidur maupun bersantai.
Mudah terganggu dan merasa gelisah.
Memiliki perilaku impulsif.
2. Fase Depresi
Merasa putus asa dan rendah diri.
Terlalu sedih.
Memiliki energi yang rendah.
Cara Mengatasi Bipolar Affective Disorder
Pada umumnya, perawatan bipolar affective disorder bisa lebih maksimal ketika penderitanya meminta bantuan kepada ahli untuk penanganan medis. Meski begitu, penderita bipolar juga dapat mengupayakan perawatan secara mandiri.
Adapun beberapa cara mengatasi bipolar affective disorder adalah:
1. Secara Medis
Melalui konsumsi obat-obatan berdasarkan resep dokter, seperti antipsikotik atau obat lain yang bergantung pada suasana hati.
Melakukan terapi bicara, konseling, maupun Cognitive Behavioral Therapy (CBT).
Rajin berkonsultasi kepada ahli.
2. Secara Mandiri
Selain pengobatan medis, kamu juga bisa menangani bipolar affective disorder dengan mengelola perubahan suasana hati. Adapun cara mengatasi bipolar affective disorder secara mandiri adalah:
Membangun rutinitas yang sehat.
Melakukan hobi.
Meluangkan waktu untuk diri sendiri atau me time.
Memantau perubahan suasana hati.
Melakukan yoga atau relaksasi.
Mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang.
Rajin berolahraga.
Bergabung dengan komunitas.
Demikian beberapa informasi seputar pengertian bipolar affective disorder, gejala, dan cara mengatasinya. [ENF]
