Konten dari Pengguna

Pengertian Child Grooming beserta Cara Mencegahnya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Child Grooming. Foto: dok. Unsplash/Caleb Woods
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Child Grooming. Foto: dok. Unsplash/Caleb Woods

Child grooming artinya cara untuk memanipulasi pikiran anak dengan tujuan negatif dan cenderung untuk mengeksploitasi anak bahkan hingga pelecehan seksual. Child grooming memiliki dampak buruk baik bagi kesehatan fisik bahkan mental anak.

Adanya fenomena child grooming perlu dicegah dengan baik agar tidak mengancam kesehatan fisik maupun mental anak. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengedukasi anak.

Pengertian Child Grooming beserta Cara Mencegahnya

Ilustrasi Child Grooming. Foto: dok. Unsplash/Vitolda Klein

Dikutip dari buku berjudul Perlindungan Anak dan Hukum Pidana Anak yang disusun oleh Lefri Mikhael, ‎Ady Purwoto, ‎Zonita Zirhani Rumalean (2023: 209), child grooming artinya usaha orang dewasa dalam membangun sebuah interaksi, ikatan emosional, kepercayaan dengan seorang remaja maupun anak yang tidak sedarah dengannya.

Child grooming dilakukan dengan tujuan negatif, yaitu agar pelaku (orang dewasa) dapat melakukan tindakan pelecehan seksual pada anak. Tindakan child grooming dapat dilakukan oleh siapapun baik itu pelatih olahraga, guru, senior, mentor, hingga orang tidak dikenal sekalipun.

Dalam child grooming orang dewasa mempermainkan emosional anak sehingga kondisi psikisnya memburuk. Hal ini membuat child grooming disebut lebih dari pelecehan seksual juga kekerasan mental. Maka dari itu, tindakan child grooming termasuk hal yang perlu diwaspadai orang tua.

Untuk itu orang tua perlu berhati-hati dan mengajarkan anak agar terhindar dari child grooming. Berikut ini cara mencegah child grooming di lingkungan sekitarnya:

  • Mengajak anak agar lebih terbuka dengan orang tua dan saudaranya terkait hal-hal yang dialami dalam keseharian.

  • Mengenal hubungan antara anak dengan orang dewasa di sekitar.

  • Mengajarkan anak untuk tidak berduaan dengan orang asing dan orang dewasa selain orang tuanya.

  • Menjelaskan tentang ciri perilaku pelecehan atau kekerasan seksual supaya anak dapat melindungi diri jika ia melihat tanda-tanda yang mengarah ke hal tersebut

  • Mengedukasi anak mengenai batasan-batasan dalam menjalin hubungan dengan orang lain, terutama orang asing atau orang di luar keluarga inti.

Demikian pembahasan mengenai child grooming artinya teknik yang dilakukan untuk memanipulasi anak dengan tujuan yang negatif. Dengan mengenal apa itu child grooming beserta cara mencegahnya, anak dapat terjaga dari bahaya child grooming dari orang sekitar. (DAP)