Pengertian Daddy Issue beserta Tanda-tandanya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daddy issue adalah kondisi psikologis yang kerap dialami oleh seorang anak karena pengalaman traumatis atau tidak sehatnya hubungan dengan sang ayah. Meskipun dapat dialami oleh siapa saja, kondisi lebih sering terjadi pada seorang wanita.
Dikutip dari buku Keistimewaan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak oleh Indra Mulyana (2022:215) Peran ayah sangat diperlukan oleh seorang anak. Selain bertanggung jawab terhadap kesejahteraan sandang, pangan, dan papan keluarga, seorang ayah juga berperan dalam psikologis, sikap sosial serta pendidikan anak-anaknya.
Pengertian Daddy Issue
Secara umum, daddy issue bukan suatu gangguan mental. Namun, daddy issue adalah dampak psikologis yang dialami oleh seseorang karena tidak sehatnya hubungan dengan sang ayah.
Daddy issue dikaitkan dengan penggambaran seseorang yang memiliki trauma atau karakter yang terbentuk akibat hubungan yang buruk dengan ayahnya.
Kondisi ini seringkali disebabkan oleh ketidakhadiran peran ayah dalam hidup seorang anak karena ayah yang bersifat dingin, ditinggal mati oleh ayahnya ketika masa anak-anak, atau terjebak dalam hubungan toxic dengan ayahnya.
Faktor yang lainnya, seperti gangguan kepribadian, depresi, atau toxic masculinity pada sang ayah, juga bisa membuat hubungannya dengan anak-anaknya menjadi kurang harmonis, sehingga berpotensi membuat anak mengalami daddy issues.
Pada umumnya ikatan ayah dan anak yang kurang baik bisa berisiko membuat anak sulit dalam mempercayai orang lain, haus akan kasih sayang, dan selain dalam mencari perhatian.
Tanda-tanda Daddy Issue
Ada beberapa sejumlah tanda seseorang mengalami daddy issue yang dapat dikenali oleh anak yang mulai tumbuh dewasa. Berikut ini penjelasannya.
1. Sering Merasa Kesepian
Seseorang dengan kondisi daddy issue sering merasa kesepian. Perasaan ini muncul dikarenakan adanya kebutuhan untuk terus-menerus diperhatikan. Hal ini disebabkan karena saat masa kanak-kanak seseorang tersebut tidak diperhatikan ayahnya.
2. Cemburuan
Tanda daddy issue yang lainnya adalah mudah merasa cemburu saat tumbuh dewasa. Ini terjadi saat seorang anak mulai merasa tidak percaya dengan kehadiran laki-laki.
Dalam sebuah hubungan, tanda ini mudah dikenali karena seorang mudah cemburu akan merasa khawatir dan terima kasih jika pasangan jauh dari dirinya atau dekat dengan lawan jenis yang menurutnya memiliki nilai lebih tinggi dari dirinya.
3. Menyukai Laki-laki yang Lebih Tua
Kondisi psikologis ini kerap membuat seseorang cenderung lebih tertarik untuk menjalani hubungan romantis dengan laki-laki yang usianya lebih tua. Kehadiran sosok tersebut bisa memberikan keamanan, perlindungan, dan perhatian pada dirinya.
Daddy issue adalah kondisi psikologis seseorang yang muncul akibat dari hubungan disfungsional antara anak dan ayah. Tanda-tanda kondisi tersebut diharapkan bisa menambah wawasan serta pengetahuan membaca. (NTA)
Baca juga: 5 Dampak Daddy Issues pada Pria yang Penting Diketahui
