Pengertian dan Contoh Penilaian Psikomotorik

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada berbagai contoh penilaian psikomotorik yang dapat dipelajari.
Dikutip dari buku Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Al-Qur'an, penilaian psikomotorik adalah penilaian untuk mengukur tingkat kemampuan dalam mengaplikasikan pengetahuan dalam berbagai konteks yang sesuai indikator.
Lantas, apa sebenarnya pengertian penilaian psikomotorik dan contohnya?
Pengertian Penilaian Psikomotorik
Penilaian merupakan salah satu tahap pembelajaran, termasuk penilaian psikomotorik. Penilaian psikomotorik sendiri adalah cara mengukur keterampilan seseorang dan masuk kedalam penilaian praktik.
Sedangkan, psikomotor adalah ranah yang menilai kemampuan seseorang setelah menerima pelajaran tertentu. Hasil belajar dari motorik terlihat setelah seseorang mendapat materi dan sudah dinilai secara kognitif.
Contoh Penilaian Psikomotorik
Berikut ini berbagai contoh penilaian psikomotorik:
1. Tingkah Laku
Contoh penilaian psikomotorik yang pertama adalah menilai tingkah laku seseorang yang merupakan hasil pembelajaran. Pengamatan akan dilakukan oleh pendidik mengenai apa saja yang dilakukan peserta didik sesuai rubrik dan kisi-kisi yang berlaku.
Tepatnya penilaian terlihat dari proses penilaian yang objektif serta diterapkan berdasarkan penerapannya dalam hal psikomotorik. Tingkah laku akan dipelajari kapanpun meskipun tidak bersifat formal.
2. Tugas
Dengan memberi tugas dalam waktu singkat, maka peserta didik akan berusaha untuk melakukan yang terbaik. Contohnya yaitu saat pelajaran IPA, pendidik akan menjelaskan salah satu organ dan memberi tugas untuk menggambarkan organ tersebut. Maka peserta didik akan menggambarkan sesuai apa yang telah dipelajari.
Semakin baik tugas yang dikerjakan, maka semakin baik pula kemampuan motorik yang dimiliki. Keterampilan tersebut juga dipengaruhi oleh kognitif peserta didik. Maka semakin baik hasilnya, peserta didik tersebut dikatakan mahir.
3. Kemampuan Menulis
Contoh penilaian psikomotorik berikutnya adalah mengenai kemampuan menulis. Pasalnya, menulis adalah tahap awal penilaian motorik ketika seseorang memulai masa sekolah. Di masa awal tersebut, keterampilan menulis terus dilatih.
Adanya keterampilan menulis turut dipengaruhi oleh kemampuan kognitif dalam mengingat angka dan huruf. Semakin baik seseorang mengingat huruf dan angka, maka semakin mahir pula kemampuan menulisnya.
4. Tugas Portofolio
Tugas portofolio adalah sebuah penilaian psikomotorik yang umumnya berada di berbagai tingkat sekolah. Mulai dari tingkat dasar, menengah, sampai pendidikan tinggi. Tugas satu ini diberikan usai menuntaskan tugas kognitif. Selain itu, tugas portofolio juga bisa menjadi tigas akhir suatu materi.
5. Membuat Karya
Contoh penilaian psikomotorik berikutnya adalah dengan membuat karya berdasarkan materi yang sudah didapatkan. Karya tersebut bisa dianggap sebagai hasil keterampilan seseorang. Semakin baik karya tersebut maka semakin baik keterampilan yang dimiliki.
Nah, itu dia sekilas pembahasan mengenai pengertian dan contoh penilaian psikomotorik. (LAU)
