Pengertian Galau Menurut Psikologi dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perasaan galau sering muncul ketika dilanda masalah. Galau menurut psikologi adalah kondisi ketidakseimbangan emosi atau pikiran yang disebabkan oleh hal-hal yang ada dalam diri sendiri atau lingkungan sekitar.
Galau dapat terjadi karena banyak pikiran yang mempengaruhi perasaan yang kemudian bercampur aduk menjadi satu. Perasaan galau dapat ditandai dengan perasaan gelisah, sedih, bingung dan cemas.
Pengertian Galau Menurut Psikilogi dan Dampaknya
Perasaan galau dapat melanda siapa saja. Beberapa perilaku yang menandakan seseorang sedang galau biasanya ia akan lebih senang menyendiri dan lebih mudah terpancing emosi.
Dikutip dari buku Generasi Anti Galau, Kornelius Sabat (2023:14), galau adalah bingung dengan apa yang sedang dihadapi dan tidak bisa mengambil keputusan.
Galau menurut psikologi bisa diartikan sebagai kondisi perasaan yang kacau, tidak nyaman dan tidak keruan.
Galau atau sedih berkepanjangan dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan baik secara fisik atau mental. Beberapa dampak dari galau meliputi beberapa hal.
1. Penyakit Jantung
Stres yang ditimbulkan oleh perasaan galau dapat meningkatkan detak jantung dan aliran darah, serta melepaskan kolesterol dan trigliserida ke dalam darah.
2. Depresi
Galau yang memburuk dapat mengakibatkan depresi.
3. Obesitas dan Diabetes
Galau dapat menyebabkan gaya hidup tidak sehat seperti malas berolahraga, mengonsumsi makanan tinggi lemak dan tinggi kadar gula.
4. Nyeri Kepala Kronis
Galau dapat menyebabka tension-hype headache, yaitu nyeri kepala yang disertai ketegangan di area pundak.
5. Gangguan Pencernaan
Galau dapat memperberat gejala gangguan pencernaan karena meningkatkan produksi asam lambung.
6. Penurunan Imunitas Tubuh
Luka hati dapat menyebabkan tubuh memproduksi hormon stres secara berlebihan sehingga imunitas tubuh menurun.
7. Kerontokan Rambut
Stres akibat galau dapat menyebabkan tiga jenis kerontokan rambut yaitu telogen effluvium, trikotilomania dan kecenderungan mencabut rambut.
8. Gangguan Makan
Galau dapat menyebabkan gangguan makan seperti anoreksia nervosa, bulimia nervosa dan binge eating disorder.
Cara Mengatasi Rasa Galau
Perasaan galau sebaiknya jangan dibiarkan berlarut-larut dan harus diatasi dengan segera. Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengatasi rasa galau:
Berbicara dengan orang terdekat.
Menulis jurnal untuk mencurahkan perasaan.
Menjauhi hal-hal yang dapat memicu perasaan sedih.
Mengenali dan mengakui perasaan yang sedang dirasakan seperti marah, kecewa atau sedih.
Jangan menekan atau mengabaikan perasaan, belajar untuk mengelola perasaan.
Pergi jalan-jalan bersama teman atau keluarga.
Setelah memahami pengertian galau menurut psikologi, dampak dan mengetahui cara mengatasinya, diharapkan untuk tidak membiarkan perasaan tersebut berlarut-larut sehingga menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan. (EA)
Baca juga : Kenali 3 Tanda Jodoh yang Tidak Disadari
