Pengertian Hardiness, Faktor, dan Ragam Fungsinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hardiness adalah ketahanan psikologis yang bisa membantu seseorang dalam mengelola stres. Istilah ini dapat juga diartikan sebagai kepribadian yang dipunyai individu tatkala menghadapi situasi menekan.
Berikut penjelasan tentang arti, faktor, dan fungsi hardiness yang penting dipahami.
Arti Hardiness
Hardiness adalah karakteristik kepribadian yang dipunyai individu dalam menghadapi stres.
Hal ini juga bisa dikatakan sebagai kepribadian yang melibatkan kemampuan guna mengendalikan kejadian tidak menyenangkan, serta memberi makna positif pada kejadian tersebut sehingga tidak memicu stres bagi individu yang bersangkutan.
Seseorang dengan hardiness tinggi cenderung menunjukkan serangkaian sikap yang menjadikannya tahan terhadap stres. Demikian ulasan dalam situs repository.uin-suska.ac.id.
Selain itu, individu dengan kepribadian hardiness pun suka bekerja keras, senantiasa menikmati pekerjaan yang dilakukan, dan sangat antusias menyongsong masa depan.
Ia beranggapan bahwa perubahan dalam kehidupan merupakan tantangan yang amat berguna dalam perkembangan hidupnya.
Faktor yang Memengaruhi Hardiness
Berikut adalah beberapa faktor yang memengaruhi hardiness, yaitu:
1. Kemampuan membuat rencana yang realistis
Kemampuan ini menjadikan individu memahami apa yang harus dilakukan tatkala menghadapi masalah.
2. Keterampilan komunikasi dan mengelola perasaan
Individu perlu mengembangkan keterampilan dalam berkomunikasi serta kapasitas untuk mengelola perasaan yang kuat dan impuls.
3. Dukungan sosial
Dukungan sosial, baik berupa materi, motivasi, maupun informasi, dari orang-orang sekitar dapat memberi pengaruh positif pada individu dalam rangka menghadapi masalah yang bisa mengakibatkan stres.
4. Pola asuh orang tua
Pola asuh berperan dalam meningkatkan hardiness dalam diri seseorang.
5. Keluarga
Lingkungan keluarga juga dapat memengaruhi hardiness seseorang. Dengan kata lain, individu yang tumbuh di bawah asuhan orang tua supportif cenderung memiliki cara penyelesaian masalah yang baik, sehingga dapat meningkatkan hardiness dalam dirinya.
6. Emotional intelligence
Orang dengan emotional intelligence tinggi cenderung mampu mengontrol reaksi terhadap suatu peristiwa yang dihadapi secara efektif.
Fungsi Hardiness
Inilah fungsi dari hardiness, antara lain:
Membantu individu dalam beradaptasi serta mempunyai toleransi terhadap stres.
Mengurangi dampak buruk stres dan kemungkinan terjadinya burnout atau kondisi stres kronis akibat pekerjaan.
Membantu individu mengambil keputusan yang baik dalam keadaan stres.
Mengurangi penilaian negatif terhadap suatu kejadian atau kondisi yang dirasa mengancam.
Hardiness adalah ketahanan psikologis yang bisa membantu individu dalam mengelola stres yang dialami. Dengan demikian, seseorang tetap dapat mengambil keputusan yang baik kendati dalam keadaan tertekan. (DN)
