Pengertian Hindsight Bias Lengkap dengan Contohnya

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
30 Oktober 2023 22:12 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi hindsight bias adalah. Sumber foto: pexels/Pavel Danilyuk.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hindsight bias adalah. Sumber foto: pexels/Pavel Danilyuk.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hindsight bias adalah fenomena psikologis yang menggambarkan kecenderungan seseorang untuk merasa telah dapat memprediksi hasil suatu peristiwa. Padahal, pada awalnya mereka belum memiliki cukup informasi untuk membuat prediksi tersebut.
ADVERTISEMENT
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa yakin tentang kemampuan kita untuk memahami apa yang akan terjadi, terutama ketika kita melihat ke belakang dan merasa telah "mengetahuinya sejak dulu."

Pengertian Hindsight Bias

Ilustrasi hindsight bias adalah. Sumber foto: pexels/Alice AliNari.
Hindsight bias adalah kecenderungan manusia untuk melihat sebuah peristiwa sebagai sesuatu yang seharusnya dapat diprediksi atau diketahui sebelumnya setelah peristiwa tersebut terjadi.
Dengan kata lain, orang cenderung percaya bahwa mereka seharusnya telah dapat memprediksi hasil atau peristiwa tertentu, meskipun sebenarnya tidak demikian.
Hal ini bisa memengaruhi penilaian retrospektif terhadap keputusan atau peristiwa, dan dapat menghalangi kemampuan untuk belajar dari masa lalu dengan cara yang objektif.

Contoh Hindsight Bias

Salah satu contoh praktis hindsight bias adalah dalam konteks persiapan ujian. Ketika kita mempersiapkan ujian, seringkali kita merasa yakin bahwa kita dapat memprediksi materi apa yang akan keluar berdasarkan pengalaman ujian sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Kita mungkin bersikeras bahwa kita telah "tahu sejak dulu" mengenai soal-soal yang akan muncul. Namun, kenyataannya bisa berbeda saat kita menghadapi ujian tersebut. Materi yang keluar mungkin tidak sesuai dengan prediksi kita.
Fenomena hindsight bias dapat disebabkan oleh tiga variabel utama: kognitif, metakognitif, dan motivasi.
Orang cenderung mengingat prediksi awal mereka dengan cara yang mendorong bias ini, dan mereka lebih cenderung mengingat informasi yang mereka miliki saat ini daripada informasi asli yang mungkin tidak dapat diakses.

Kerugian Hindsight Bias

Ada kerugian yang perlu diwaspadai dalam hindsight bias. Salah satunya yaitu perasaan terlalu percaya diri dalam mengambil keputusan dan mengambil risiko yang tidak perlu adalah salah satu masalah potensial yang dapat muncul.
ADVERTISEMENT
Selain itu, fenomena ini dapat menghambat kemampuan kita untuk belajar dari pengalaman masa lalu, karena kita mungkin merasa telah "memprediksi" segalanya.
Untuk mengatasi hindsight bias, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyadari bahwa masa depan tidak selalu dapat diprediksi dengan tepat.
Keputusan yang kita buat harus didasarkan pada data yang valid. Kita harus menghindari membuat asumsi semata.
Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kemungkinan skenario alternatif yang tidak terjadi, sehingga kita tidak hanya melihat masa lalu dengan sorotan kilat, tetapi juga mempertimbangkan berbagai kemungkinan.
Pada kesimpulannya hindsight bias adalah sebuah fenomena psikologi tentang kecenderungan seseorang yang merasa dapat memprediksi sebuah pristiwa yang belum terjadi. (DAI)