Konten dari Pengguna

Pengertian Nodus Tollens dalam Konteks Psikologi yang Perlu Diketahui

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nodus tollens, sumber foto: unsplash.com/Tengyart
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nodus tollens, sumber foto: unsplash.com/Tengyart

Saat belajar psikologi akan menemukan banyak istilah yang biasa digunakan untuk menyebut kondisi psikologi seseorang, salah satunya adalah nodus tollens. Nodus tollens adalah sebuah istilah yang menyatakan bahwa hidup terasa aneh.

Istilah ini juga bisa digunakan untuk menyatakan perasaan seseorang yang menjalani hidupnya aneh atau tidak masuk akal.

Pengertian Nodus Tollens

Ilustrasi nodus tollens, sumber foto: unsplash.com/Nik

Dikutip dari buku The Dictionary of Obscure Sorrows karya John Koening, (2021) pengertian nodus tollens adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang ketika ia menyadari bahwa cerita hidupnya tidak lagi memiliki makna atau tujuan.

Istilah ini berasal dari bahasa Latin yang berarti "modus yang menyangkal dengan menyangkal", yang merupakan salah satu bentuk argumen logis dalam kalkulus proporsional .

Nodus tollens dapat terjadi ketika seseorang mengalami krisis eksistensial, yaitu ketika ia meragukan nilai-nilai, tujuan, atau identitasnya dalam hidup.

Krisis eksistensial dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti perubahan besar dalam hidup, trauma, kehilangan, kesepian, atau ketidakpuasan.

Istilah ini dapat menyebabkan seseorang merasa putus asa, depresi, cemas, atau bahkan berpikir untuk bunuh diri.

Oleh karena itu, penting bagi seseorang yang mengalami nodus tollens untuk mencari bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater. Sebab untuk mengatasi hal itu dibutuhkan peran ahli agar bisa dibantu dalam menemukan makna hidupnya kembali.

Selain itu, seseorang yang mengalami gangguan ini juga dapat melakukan hal-hal berikut untuk mengatasi perasaannya:

  1. Menerima dan mengakui perasaannya tanpa menyalahkan diri sendiri atau orang lain

  2. Mencari dukungan dari keluarga, teman, atau komunitas yang peduli dan mengerti

  3. Menjaga kesehatan fisik dan mental dengan berolahraga, makan sehat, tidur cukup, dan menghindari alkohol atau obat-obatan

  4. Melakukan aktivitas yang menyenangkan, bermanfaat, atau bermakna bagi dirinya, seperti hobi, sukarela, belajar, atau bekerja

  5. Mengeksplorasi nilai-nilai, tujuan, atau identitasnya dengan membaca buku, menonton film, mendengarkan musik, atau bermeditasi

  6. Membuka diri untuk hal-hal baru dan tantangan yang dapat membantunya tumbuh dan berkembang sebagai individu

Nodus tollens adalah sebuah kondisi psikologi yang dapat dialami oleh siapa saja. Meskipun dapat membuat seseorang merasa tidak berdaya dan putus asa, nodus tollens bukanlah akhir dari segalanya.

Baca juga: Arsonphobia: Pengertian, Penyebab, dan Gejalanya

Dengan bantuan profesional dan dukungan sosial, seseorang dapat menemukan kembali makna hidupnya dan meraih kebahagiaannya. (WWN)