Pengertian Overthinking dan Penyebabnya

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
17 Maret 2023 18:08 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi overthinking artinya. Sumber foto Pixels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi overthinking artinya. Sumber foto Pixels
ADVERTISEMENT
Overthinking artinya suatu aktivitas seseorang secara berlebihan, orang yang overthinking akan berpikir terlalu jauh dan dianggap rumit dari masalah yang sebenarnya terjadi. Bahkan, orang yang overthinking kerap merasakan cemas dan kehidupannya tidak tenang.
ADVERTISEMENT

Pengertian Overthinking dan Penyebabnya

Ilustrasi overthinking artinya. Sumber foto Pixels
Dilansir dari Ashley Carrol, seorang psikolog di Parkland Memorial Hospital mengatakan bahwa seseorang yang overthinking akan merenungkan hal tertentu. Hal itu mampu merubah pikiran menjadi negatif secara ekstrem.
Imbasnya, saat seorang overthinking terlalu memikirkan hal tersebut bisa memicu masalah di kehidupan pribadi. Khususnya kehidupan asmara karena overthinking cenderung ditunjukkan ke orang tercinta.
Setelah mengetahui overthinking artinya sebuah aktivitas berlebihan, Anda harus mengetahui penyebab seseorang overthinking. Berikut ada daftar penyebab yang harus diketahui, yaitu:

1. Adanya Trauma Masa Lalu

Trauma di masa lalu menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami overthinking. Trauma tersebut tergantung setiap orang, misalnya sering putus cinta, perceraian maupun trauma akibat keluarga seperti tak mendapat kasih sayang orang tua.
ADVERTISEMENT
Trauma tersebut mampu mengubah otak tetap berada di kewaspadaan tinggi. Alhasil, rasa kekhawatiran dan ketakutan kehilangan orang yang dicintai terus muncul. Alhasil, seorang overthinking melakukan berbagai cara untuk memilikinya.

2. Suka Memikirkan Hal Sama

Overthinking bisa disebabkan saat seseorang suka memikirkan hal yang sama. Misalnya, pernikahan sudah menghitung bulan. Tetapi, karena pernah gagal menikah akan memikirkan kejadian buruk tersebut berulang-ulang.
Imbasnya, seorang overthinking bertindak semaunya sendiri agar pernikahannya tidak gagal. Misalnya melarang calon istri bepergian dari rumah, mengancam dan melakukan tindakan merugikan lainnya.

3. Tidak Fokus pada Solusi

Orang yang overthinking juga tak bisa fokus pada solusi. Mereka hanya memikirkan masalahnya secara berlebihan tanpa fokus menyelesaikan masalah.
Walaupun orang terdekat memberikan saran pemecahan masalah, orang yang overthinking tak bisa melakukannya dengan baik. Banyak pemikiran negatif jika saran tersebut dilakukan.
ADVERTISEMENT
Overthinking artinya memang tindakan yang berlebihan akibat kecemasan yang tak bisa di kontrol.
Bahkan, putus cinta menjadi pemicu utama seseorang overthinking terhadap pasangan sekarang.
Orang yang overthinking harus mengelola emosinya dengan baik agar sikapnya tersebut tak menjadi bumerang di kehidupannya, termasuk kehilangan orang-orang yang dicintainya. (ASP)