Pengertian Self Efficacy dan Manfaatnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Efikasi diri atau self efficacy adalah sebuah kerangka pemikirannya yang mencoba melakukan penggalian terhadap potensi yang ada pada diri seseorang melalui keyakinan. Suatu keyakinan mampu membentuk sebuah tindakan.
Jika keyakinan seseorang kuat, maka dirinya dapat menghadapi berbagai rintangan. Ketika menemukan masalah, mereka memiliki keyakinan yang kuat, tidak mudah merasa gentar dan menyerah.
Pengertian Self Efficacy
Dalam bahasa Inggris efikasi diri disebut juga self efficacy. Mengutip dari buku Perilaku Etis: Teori dan Solusi di Perguruan Tinggi, Rais Hidayat dan Yuyun Elizabeth Patras (hal 81), self efficacy adalah keyakinan dalam diri mengenai kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan dan kinerja.
Efikasi diri memengaruhi bagaimana seseorang berpikir, merasa, memotivasi diri sendiri, dan bertindak. Sebab, efikasi diri berfokus pada persepsi atau keyakinan dan kemampuan untuk bertindak sesuai tujuan tertentu.
Hal ini membuat self efficacy memegang peranan penting dalam membentuk sukses kinerja seseorang. Jika individu dengan efikasi diri tinggi cenderung melihat diri mereka dalam kondisi yang sukses, sehingga menjadi kekuatan yang mampu mendorong ke arah produktivitas kinerja yang positif.
Kondisi ini akan mencoba mengerahkan upaya substansial dalam mengatasi kesulitan mereka mempersiapkan kondisi yang ada sebagai tantangan daripada hambatan.
Self efficacy terus berkembang dan dapat berubah seiring dengan meningkatnya usia, bertambahnya pengalaman, dan perluasan lingkungan pergaulan. Efikasi diri pada usia remaja berkembang melalui berbagai macam pengalaman yang dihadapi dan kemandirian mulai terbentuk.
Mereka belajar bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri, sehingga membutuhkan berbagai macam keterampilan hidup dan cara bersosialisasi.
Sementara itu, self efficacy pada usia dewasa membuat seseorang belajar untuk menghadapi berbagai situasi dan menyelesaikan masalah terkait dengannya. Hal ini tentu berbeda pada efikasi diri pada lanjut usia yang berfokus pada penerimaan dan penolakan terhadap kemampuannya.
Manfaat Self Efficacy dalam Kehidupan
Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika menerapkan self efficacy dalam kehidupan sehari-hari.
1. Meningkatkan Hasil Belajar
Orang yang memiliki tingkat efikasi diri yang tinggi cenderung lebih termotivasi untuk belajar. Mereka yakin bahwa dirinya dapat mengatasi tantangan dan mencapai hasil yang baik, sehingga mereka lebih cenderung mencari pengetahuan baru.
2. Memiliki Keberanian dalam Menghadapi Tantangan
Self efficacy cenderung membuat seseorang menjadi lebih berani dalam mengambil risiko yang sehat dan mencari pengetahuan. Nantinya, mereka akan lebih terbuka untuk mencoba hal-hal baru dan mengambil tantangan yang mungkin dapat meningkatkan pengetahuan mereka.
3. Mengurai Stres
Dengan mengembangkan self efficacy dalam diri dapat mengatasi tuntutan di tempat kerja. Hal ini berpotensi dapat menurunkan tingkat stres yang dialami oleh individu.
4. Memiliki Tujuan Efektif dan Komitmen yang Kuat
Individu dengan efikasi diri yang tinggi cenderung menetapkan tujuan ambisius serta menantang untuk menunjukkan komitmen yang kuat dalam dirinya.
Nantinya, mereka akan memupuk keyakinan dan kemampuan dalam diri agar bisa meningkatkan produktivitas dalam menghadapi tantangan dengan ketahanan dan mempertahankan sikap positif dalam menghadapi kegagalan.
Jadi, pengertian self efficacy adalah kepercayaan seseorang terkait kemampuannya untuk melakukan perilaku terencana yang dapat mempengaruhi kehidupannya. Dengan adanya efikasi diri yang tinggi, maka dapat membuat seseorang lebih fokus pada persepsi atau keyakinan akan kemampuan untuk bertindak sesuai tujuan tertentu. (NTA)
Baca juga: Mengenal Kepribadian Self Oriented beserta Ciri-cirinya
