Konten dari Pengguna

Pengertian Silent Treatment dan Dampaknya bagi Hubungan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto ilustrasi: Silent Treatment Adalah, sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Foto ilustrasi: Silent Treatment Adalah, sumber: Unsplash

Silent treatment adalah sikap mendiamkan pasangan saat ada masalah. Menyelesaikan masalah dengan sikap seperti ini harus dihindari karena bisa menghancurkan hubungan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang silent treatment, dampaknya pada hubungan, dan cara mengatasinya, simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini.

Mengenal Silent Treatment

Foto ilustrasi: Silent Treatment Adalah, sumber: Unsplash

Ada yang mengatakan bahwa seseorang perlu diam sejenak saat ada masalah. Namun, hal ini tidak sama dengan silent treatment.

Diam saat ada masalah diperbolehkan agar seseorang bisa menenangkan diri sejenak dan mencegah membahas masalah dalam keadaan penuh emosi. Ketika sudah tidak dipenuhi amarah, baru membahas permasalahan bersama pasangan dengan pikiran jernih.

Dikutip dari situs genta.petra.ac.id, pada kasus silent treatment, pelaku memang sengaja diam dan menolak membahas permasalahan hingga tuntas sehingga membuat pasangannya bingung.

Selain itu, pelaku juga melakukan hal ini dengan alasan untuk menghindari konflik dan debat yang berkepanjangan.

Silent treatment atau mengabaikan seseorang merupakan cara terburuk untuk menyelesaikan masalah. Pada awalnya memang tidak ada konflik dan perdebatan. Namun, masalah yang tak terselesaikan tadi bisa menumpuk dan dapat meledak sewaktu-waktu.

Dampak Silent Treatment pada Hubungan

Foto ilustrasi: Silent Treatment Adalah, sumber: Pexels

Silent treatment yang terjadi terus-menerus, bisa membuat hubungan berubah menjadi toxic relationship. Masalah yang terjadi dalam hubungan juga bisa berkutat pada hal sama karena memang tidak pernah ada pembahasan untuk mencari solusinya.

Hal ini juga berdampak pada psikologis dan kesehatan mental pasangan yang didiamkan. Pasangan akan merasa dikucilkan, tidak diperhatikan, dan diabaikan perasaannya sehingga rentan mengalami stres bahkan depresi.

Cara Mengatasi Silent Treatment

Foto ilustrasi: Silent Treatment Adalah, sumber: Pexels

Cara yang dianjurkan untuk mengatasi silent treatment adalah bersikap tenang. Mulailah berkomunikasi dengan cara baik dengan pelaku silent treatment.

Berhadapan dengannya memang butuh ketenangan dan kerendahan hati untuk mengalah demi kebaikan hubungan. Jika kedua belah pihak sama-sama diam, permasalahan tidak akan pernah terselesaikan.

Pelaku silent treatment kerap berasumsi bahwa diam saat ada masalah dilakukan agar pasangan mencari tahu sendiri akar permasalahannya dan mau memperbaiki dirinya.

Menyikapi hal tersebut, di sini kita harus berpikir secara objektif dan mau introspeksi diri. Jika masalah datang dari kita, coba perbaiki hal tersebut dan utarakan kepada pelaku silent treatment tentang sumber permasalahan yang terjadi. (Tp)