Pengertian Stressor dan Tips Mengelolanya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Stres merupakan bagian tak terhindarkan dari kehidupan manusia, dipicu oleh berbagai faktor yang disebut stressor. Stressor sendiri adalah stimulus atau peristiwa tertentu yang dapat memicu respons stres dalam diri seseorang.
Stressor bisa berasal dari berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan fisik, tempat kerja, hubungan sosial, tekanan psikologis, hingga perubahan dalam rutinitas harian.
Untuk mengetahui lebih dalam tentang pengertian stressor, simak uraian berikut ini.
Pengertian Stressor
Stressor merupakan pemicu stres yang mencakup situasi, perubahan, tekanan, atau ancaman yang dirasakan individu sebagai sesuatu yang menuntut penyesuaian atau respons.
Menurut Gatchel, Baum, dan Krantz dalam buku Keperawatan Jiwa karya A. Ghani, Dkk, stressor adalah kejadian lingkungan yang menimbulkan reaksi stres seperti ketakutan, kecemasan, dan kemarahan.
Sementara stres adalah respons fisiologis, psikologis, dan emosional terhadap tekanan atau ketegangan yang disebabkan oleh stressor.
Tips Mengelola Stress Berdasarkan Jenisnya
Berikut beberapa tips mengelola stres berdasarkan jenis-jenisnya.
1. Physiological Stressor
Menjaga pola tidur yang baik.
Mengadopsi pola makan seimbang.
Melibatkan diri dalam aktivitas fisik teratur.
Mengimplementasikan teknik relaksasi seperti meditasi.
2. Organizational Stressor
Mengatur waktu dan prioritas secara bijaksana.
Berkomunikasi efektif dengan rekan kerja dan atasan.
Mengembangkan keterampilan manajemen stres.
Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
3. Social Stressor
Membangun keterampilan komunikasi yang baik.
Mengembangkan dukungan sosial positif.
Menjaga batasan pribadi.
Mengembangkan pemahaman tentang keragaman sosial.
4. Lifestyle Stressor
Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu pribadi.
Menghindari kebiasaan tidak sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
Melibatkan diri dalam kegiatan relaksasi dan hobi.
5. Major Life Event Stressor
Mencari dukungan dari teman, keluarga, atau profesional.
Membangun ketahanan mental dan emosional.
Membuat rencana dan menetapkan ekspektasi yang realistis.
6. Financial Stressor
Membuat anggaran dan merencanakan keuangan.
Mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Berkomunikasi terbuka tentang masalah keuangan.
7. Environmental Stressor
Menciptakan lingkungan yang mendukung di rumah dan tempat kerja.
Mengelola stressor lingkungan yang dapat diatasi, seperti kebisingan atau polusi.
Mengadaptasi diri terhadap kondisi cuaca ekstrem jika mungkin.
Demikian pembahasan mengenai pengertian stressor beserta tips mengelolanya. (DAI)
