Konten dari Pengguna

Pengertian Tantrum pada Anak dan Cara Mengatasinya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tantrum adalah. Sumber foto: pexels/Phil Nguyen.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tantrum adalah. Sumber foto: pexels/Phil Nguyen.

Tantrum adalah kondisi ketika anak mengeluarkan emosi negatifnya. Mengetahui tentang keadaan psikologis anak merupakan ilmu penting yang harus dimiliki orang tua. Sehingga orang tua bisa menerapkan pola asuh yang cocok dan sesuai.

Berikut pembahasan tentang pengertian tantrum dan cara mengatasinya.

Pengertian Tantrum

Ilustrasi tantrum adalah. Sumber foto: pexels/mohamed abdelghaffar.

Dikutip dari buku Jangan Biarkan Anak Tumbuh dengan Kebiasaan Buruk karya Rini Utami Aziz, tantrum adalah letupan emosi anak yang terdiri atas gabungan tangisan tanpa kendali, menjerit, melempar barang, membuat tubuh kaku, dan sering ditandai dengan berguling-guling di lantai serta tidak mau beranjak dari tempat tertentu.

Secara sederhana, tantrum dapat didefinisikan sebagai kondisi atau keadaan anak yang menunjukkan ledakkan amarahnya dan frustasi yang sulit dikendalikan.

Cara Mengatasi Anak Tantrum

Setiap anak memiliki penanganan yang berbeda-beda sesuai dengan karakter dan kepribadiannya. Berikut ini beberapa cara yang bisa dijadikan referensi sekaligus pertimbangan orang tua untuk menangani anak tantrum.

Berikan Kesempatan kepada Anak untuk Meluapkan Emosi

Cara menangani tantrum yang pertama yaitu, anak diberikan kesempatan untuk meluapkan emosi-emosinya. Setelah ia merasa lega, secara otomatis akan lebih mudah dikondisikan.

Sama seperti orang tua, ketika kita sedang asyik meluapkan emosi negatif, tetapi ada yang mencegahnya maka seperti ada yang tidak tuntas di dalam perasaan tersebut. Selama tidak dikeluarkan, akan terpendam dan ketika terpantik sedikit masalah akan meluap lagi.

Tidak Memberikan Respon Ketika Anak Tantrum

Sering kali anak yang melakukan tantrum karena apa yang diinginkan tidak dituruti oleh orang tua atau untuk mendapatkan perhatian orang tua. Misalnya meminta mainan, jajan, mengajak pergi, dan lain sebagainya.

Menurut pemaparan dari beberapa media, tidak merespon anak yang tantrum adalah langkah efektif.

Karena menuruti keinginan anak ketika tantrum akan membuatnya merasa "apa yang dilakukannya adalah senjata yang ampuh untuk meluluhkan hati orang tua".

Cari Tahu Penyebabnya

Setelah tantrum anak mereda, orang tua dapat mengajak anak untuk berkomunikasi dan mencari tahu penyebab tantrum.

Setelah mengetahui sebab-sebab yang disampaikan anak, ke depannya orang tua bisa melakukan penanganan lebih tepat serta dapat melakukan pencegahan agar anak tidak lagi tantrum akibat hal yang sama.

Memberikan Pelukan pada Anak

Memberikan pelukan pada anak berkhasiat untuk membuat anak nyaman dan aman. Dengan begitu, dalam waktu dekat emosi anak akan mereda dan berhenti tantrum.

Itulah uraian singkat tentang tantrum pada anak dan cara mengatasinya.

(DAI)