Penjelasan Lengkap Nihilisme sebagai Pandangan Hidup

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nihilisme adalah pandangan mengenai segala sesuatu yang ada di dunia ini hingga sekarang. Istilah ini memang jarang terdengar.
Dikutip dari buku Filsafat Ilmu, nihilisme paling sering dikaitkan dengan filsuf asal Jerman bernama Friedrich Nietzsche walaupun tokoh tersebut tidak pernah benar-benar menganjurkan penerapan nihilisme dalam hidup.
Tidak semua orang memahami arti nihilisme yang sesungguhnya. Lantas, bagaimana penjelasannya?
Apa yang Dimaksud Nihilisme?
Nihilisme merupakan pandangan manusia mengenai apa yang ada di dunia ini sampai sekarang. Di mana semua hal tersebut dianggap tidak ada atau nihil, tanpa adanya arti maupun tujuan.
Aliran satu ini merasa semua yang terjadi adalah nihil karena tidak ada pandangan mengenai norma, budaya, agama, dan lainnya.
Dengan kata lain, penganut aliran nihilisme tidak percaya apa pun yang ada di dunia ini serta tidak memeluk agama maupun norma apa pun yang berlaku.
Dampak Positif Nihilisme
Adanya konsep hidup nihilisme memberikan dampak positif. Adapun dampak positif tersebut adalah sebagai berikut:
1. Melakukan Apa pun
Adanya norma dan aturan tak jarang membuat orang merasa terkekang sehingga sulit berekspresi maupun berkreasi. Umumnya, sebelum melakukan sesuatu, seseorang harus berpikir apakah hal tersebut pantas dilakukan.
Dengan menganut paham nihilisme, ia harus percaya dengan apa yang ada, yaitu berada dalam ketidakadaan. Karena itu, masalah apa pun tidak akan menjadi hal yang penting. Berbagai hal yang dirasakan, mulai dari sedih, senang, marah, kecewa, juga menjadi tidak penting lagi.
Orang yang menganut paham ini pun merasa bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan. Mereka tak perlu menunggu suatu perasaan untuk melakukan hal baik, bahkan tak perlu takut untuk dikecewakan kehidupan.
2. Menentukan Pilihan
Aliran nihilisme percaya bahwa manusia perlu mempunyai tujuan hidup yang harus ditentukan sendiri tanpa ada campur tangan dari lingkungan sekitar, baik itu keluarga, teman, maupun agama.
Hal tersebut menimbulkan dampak positif kepada hidup di mana sang penganut dapat mempunyai tujuan hidup dan memahami apa pun yang dilakukan. Maka dari itu, tujuan tersebut akan diakumulasikan menjadi kesuksesan dan menjadi kebahagiaan.
Itu dia penjelasan mengenai nihilisme yang terlepas dari pro dan kontranya mempunyai dampak positif.(LAU)
