Perbedaan Playing Victim dan Manipulatif yang Perlu Dipahami

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Playing victim dan manipulatif adalah dua hal yang sering kali disamakan, padahal keduanya jelas berbeda. Perbedaan playing victim dan manipulatif dapat dilihat dari segi karakter dan sifatnya.
Secara sekilas, perilaku playing victim memang terlihat sama dengan sikap manipulatif. Hal ini karena keduanya sama-sama menunjukkan sikap pura-pura di depan orang lain.
Dikutip dari buku Percakapan Kita karya U. Maulana Yusup, berikut ini beberapa perbedaan antara playing victim dan manipulatif.
Perbedaan Playing Victim dan Manipulatif
Perbedaan playing victim dan manipulatif dapat dilihat dari pengertian, karakter dan sifat serta ciri-ciri sebagai berikut:
1. Pengertian
Playing victim merupakan pola perilaku seseorang yang menempatkan dirinya sebagai korban dalam berbagai situasi. Termasuk situasi yang benar-benar terjadi maupun hal yang hanya ada dalam pikirannya saja.
Sedangkan manipulatif adalah cara seseorang untuk membuat suatu hubungan berjalan seperti yang mereka inginkan. Hal ini tentu saja dapat memengaruhi emosi orang lain, bahkan membuat psikologis seseorang menjadi terganggu.
2. Karakter dan Sifat
Seseorang yang playing victim pasti memiliki karakter dan sifat yang sangat merugikan orang lain. Hal ini karena orang yang playing victim merasa hidupnya tidak adil dan merasa tidak berdaya untuk mengubah keadaan.
Orang dengan sifat manipulatif justru selalu melakukan sesuatu untuk keuntungan mereka sendiri. Mereka tidak peduli bahwa apa yang dilakukan bisa menyakiti orang lain, bahkan orang manipulatif tidak memiliki empati terhadap orang lain.
3. Ciri-ciri
Perbedaan selanjutnya dapat dilihat dari ciri-cirinya, di mana orang yang playing victim pasti merasa tidak percaya diri dan tidak berdaya. Playing victim juga membuat seseorang menjadi tidak percaya dengan orang lain hingga bersikap tidak mau mengalah.
Berbeda dengan seseorang manipulatif yang selalu melakukan penolakan atau penghindaran. Hal ini sengaja dilakukan oleh seseorang yang manipulatif untuk menyelesaikan misinya.
Terkadang orang yang manipulatif akan melakukan penghindaran karena tidak mau mengakui kesalahannya. Ia akan berusaha menghindari topik yang tidak disukainya.
Playing victim dan manipulatif memang sekilas terlihat memiliki banyak kesamaan, apalagi banyak orang selalu menganggap keduanya saling berkaitan. Namun perbedaan playing victim dan manipulatif juga banyak jika diteliti secata detail. (DSI)
