Konten dari Pengguna

Perkembangan Emosi Remaja Lengkap dengan Tips Mendukungnya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perkembangan emosi remaja, sumber foto: Atul Choudhary by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perkembangan emosi remaja, sumber foto: Atul Choudhary by pexels.com

Perkembangan emosi remaja akan berubah seiring dengan pertumbuhan indivu di setiap fase kehidupan. Emosi remaja seringkali meluap-luap karena masalah pemenuhan kebutuhan. Apalagi masa remaja terkenal sebagai puncak emosionalitas yang tinggi.

Dalam tahap ini, sudah seharusnya para remaja kuat secara jasmani dan juga kuat secara mental. Hal ini karena akal sehat berhubungan dengan perkembangan emosi yang akan dialami para remaja.

Selain itu, peran orang tua dan lingkungan sekitar juga sangat penting untuk mendukung perkembangan emosi ini. Maka dari itu, simak penjelasan tentang perkembangan emosi serta tips mendukungnya berikut ini.

Perkembangan Emosi Remaja dan Tips Mendukungnya

Ilustrasi perkembangan emosi remaja, sumber foto: Masha Raymers by pexels.com

Dikutip dari Buku Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja karya Prof.DR. Hj. Siti Muri'ah dan dr. Khusnul Wardan, M.Pd, berikut penjelasan terkait perkembangan emosi remaja dan tips mendukungnya.

1. Perkembangan Emosi Remaja

Masa remaja merupakan puncak emosionalitas atau perkembangan emosi yang tinggi. Perluasan fisik termasuk organ seksual juga berpengaruh terhadap perkembangan emosi atau perasaan serta dorongan baru.

Dimana dorongan ini belum pernah dialami sebelumnya seperti rindu, cinta dan keinginan untuk sesi yang lebih intim dengan lawan jenis.

Pada awal usia remaja, perkembangan emosinya menunjukkan sifat sensitif dan reaktif yang sangat kuat terhadap berbagai situasi. Emosi ini bersifat negatif dan tempramen.

Sedangkan pada akhir masa, remaja sudah mampu mengendalikan emosinya. Remaja juga tidak lagi mengucapkan amarahnya dengan meledak-ledak melainkan dengan menggerutu dan diam.

Proses untuk mencapai kematangan emosional ini memang tugas yang sulit bagi para remaja. Hal ini karena sangat dipengaruhi oleh kondisi emosional lingkungan terutama lingkungan keluarga dan sekitarnya.

2. Tips Mendukung Perkembangan Emosi Remaja

Ini dia beberapa tips penting untuk mendukung perkembangan emosi remaja.

  • Orang tua harus bisa menjadi panutan dan memberikan cara yang positifnya dalam mengelola emosi, konflik hingga suasana hati. Sehingga anak bisa belajar mengontrol emosinya dari tindakan yang dilakukan orang tuanya.

  • Mendengarkan perasaan anak remaja merupakan salah satu tips untuk mendukung perkembangan emosinya. Hal ini secara tidak langsung juga dapat memperkuat hubungan antara anak dan orang tua.

  • Jangan segan untuk membicarakan hubungan percintaan serta seks agar tidak terjerumus ke hal negatif. Orang tua harus bisa menjadi tempat yang nyaman untuk bercerita bagi anak-anaknya.

Perkembangan emosi remaja memang cukup rumit dan membutuhkan pemahaman dan peran orang tua yang cukup besar. Orang tua maupun lingkungan harus bisa menjadi pendukung yang baik untuk perkembangan emosional remaja. (DSI)