Phobophobia: Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Menanganinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Phobophobia adalah suatu jenis fobia terhadap perasaan takut maupun hal-hal yang memicu ketakutan itu sendiri. Pengidap phobophobia umumnya akan merasa panik maupun sesak napas ketika merasa takut.
Hal ini juga diungkapkan oleh Bryant dan Bjornsen dalam Phobophobia: Fear, Fear of Fear, and the Climber Mind bahwa penderita phobophobia akan merasa anxiety setiap kali muncul sensasi takut.
Untuk mengetahui lebih dalam seputar apa itu phobophobia, simak selengkapnya di artikel berikut.
Penyebab Phobophobia
Phobophobia adalah jenis fobia terhadap rasa takut itu sendiri. Hal itu akan membuat penderitanya merasa tersiksa setiap kali merasa takut. Adapun beberapa penyebab phobophobia adalah sebagai berikut
1. Trauma
Salah satu penyebab phobophobia adalah adanya trauma masa lalu. Umumnya, pengalaman tersebut menimbulkan ketakutan parah, sehingga membuat seseorang fobia terhadap rasa takut itu sendiri.
2. Mengidap Fobia Lainnya
Penyebab phobophobia berikutnya adalah karena mengidap fobia lainnya. Contohnya ketika seseorang memiliki fobia serangga, maka rasa takut tersebut dapat berkembang menjadi phobophobia.
3. Faktor Genetik
Penyebab phobophobia yang terakhir adalah karena faktor genetik. Apabila seseorang memiliki orang tua yang fobia terhadap rasa takut, boleh jadi hal itu akan diwariskan kepadanya dari gen abnormal orang tua.
Ciri-Ciri Phobophobia
Pada umumnya, seseorang yang mengidap phobophobia akan menghindari suatu kondisi yang menyebabkannya takut, seperti naik terjun payung, roller coaster, maupun menonton film horor. Bahkan, dirinya juga bisa saja menghindari situasi yang menimbulkan kecemasan.
Di sisi lain, penderita phobophobia umumnya juga akan menunjukkan gejala tertentu ketika merasa takut. Adapun beberapa ciri-ciri phobophobia, antara lain:
Serangan panik.
Panas dingin.
Keringat berlebihan.
Mual.
Palpitasi jantung.
Dispepsia atau gangguan pencernaan.
Sesak napas.
Gemetar.
Pusing.
Pengobatan Phobophobia
Terdapat beberapa pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi phobophobia, yakni:
Mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter untuk meredakan gejalanya.
Melakukan terapi pemaparan terhadap pemicu rasa takut untuk mengendalikan rasa panik dan gejala yang timbul.
Melakukan terapi perilaku kognitif dengan mengidentifikasi penyebabnya dan mengubah rasa takut tersebut dengan pemikiran positif. Terapis umumnya juga akan menerapkan metode meditasi maupun pernapasan dalam.
Demikian informasi mengenai dengan penyebab phobophobia, gejala, dan pengobatannya. [ENF]
