Psikodiagnostik: Definisi, Fungsi, dan Metode yang Diterapkan

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Psikodiagnostik adalah suatu istilah yang merujuk pada diagnosis untuk mengenali seseorang secara lebih dalam. Selain itu, istilah ini juga digunakan terhadap metode untuk mendiagnosis kelaninan psikologi seseorang.
Sari dan Latipah dalam Psikodiagnostik dan Kesulitan Belajar Siswa Bidang Pendidikan Agama Islam di Somboonsard School, Thailand menyebutkan bahwa psikodiagnostik adalah studi untuk mempelajari seputar perilaku serta sikap manusia.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar apa itu psikodiagnostik, simak selengkapnya dalam artikel berikut.
Apa Itu Psikodiagnostik?
Psikodiagnostik adalah istilah yang berasal dari kata psikologi dan diagnostik. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai tingkah laku manusia, sementara diagnostik merupakan ilmu untuk mencasi informasi mengenai suatu hal.
Jadi, psikodiagnostik adalah suatu ilmu atau metode yang digunakan untuk mengenali kepribadian seseorang, hingga menetapkan kelainan psikis seseorang, sehingga bisa segera memperoleh penanganan.
Dalam hal ini, psikodiagnostik bisa membantu mengenali kepribadian manusia melalui penafsiran dari caranya berjalan, tingkah laku, penampilan wajah, sikap, hingga gerak isyarat.
Fungsi Psikodiagnostik
Psikodiagnostik mempunyai sejumlah fungsi. Adapun beberapa fungsi psikodiagnostik adalah.
Menjabarkan dan memanfaatkan tes psikologi.
Memahami suatu individu dengan lebih baik.
Memberikan perlakuan paling sesuai terhadap seorang individu berdasarkan kepribadiannya.
Mengembangkan kepribadian seorang individu.
Menyeleksi kualitas tingkah laku serta kepribadian individu.
Metode Psikodiagnostik
Dalam melakukan psikodiagnostik, terdapat beberapa metode yang bisa digunakan. Adapun metode psikodiagnostik adalah.
1. Wawancara
Salah satu metode psikodiagnostik adalah melalui wawancara. Untuk melakukan wawancara, seseorang akan mengajukan pertanyaan secara spontan maupun telah tersusun kepada objek. Selama melakukan wawancara, terhadap beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, antara lain.
Waktu harus diatur dengant epat.
Isi pertanyaan harus mudah dipahami dan jelas.
Cara menanggapi setiap jawaban harus dilakukan dengan baik. Hal ini agar objek mau melanjutkan wawancara dengan baik.
Harus memberikan umpan balik.
2. Observasi
Metode psikodiagnostik berikutnya adalah melalui observasi. Hal ini dilakukan dengan mengamati tingkah laku individu berdasarkan situasi yang diciptakan. Observasi ini bisa dilakukan dengan peneliti turut berpartisipasi mapun tidak.
3. Analisis Dokuman Pribadi
Metode psikodiagnostik lainnya adalah melalui analisis dokumen-dokumen pribadi milik objek. Misalnya adalah buku harian, surat pribadi, hingga biografi.
4. Tes Psikologi
Metode psikodiagnostik yang terakhir adalah melalui tes psikologi. Metode ini dilakukan dengan mengukur secara sistematis melalui pemberian beberapa pertanyaan mengenai perilaku objek. Selain itu, tes psikologi perlu memiliki informasi yang tepat serta valid.
Demikian sederet informasi mengenai apa itu psikodiagnostik dan metodenya. [ENF]
