Konten dari Pengguna

Psikologi Positif: Definisi, Tujuan, Contoh, dan Manfaatnya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi psikologi positif. Sumber: Amina Filkins/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi psikologi positif. Sumber: Amina Filkins/pexels.com

Psikologi positif adalah suatu cabang ilmu psikologi yang mempelajari mengenai pengembangan diri manusia. Konsep psikologi positif ini membantu seseorang untuk memunculkan makna dalam hidupnya.

Hamdan dalam Happiness: Psikologi Positif Versus Psikologi Islam menyebutkan bahwa psikologi positif adalah pendekatan menuju kebahagiaan yang utuh.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai apa itu psikologi positif, simak selengkapnya di artikel berikut.

Pengertian Psikologi Positif

Ilustrasi psikologi positif. Sumber: Andrea Piacquadio/pexels.com

Psikologi positif adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari mengenai upaya untuk membuat hidup lebih bermakna dan bahagia. Dalam hal ini, setiap manusia perlu menyadari bahwa setiap individu bukan hanya mempunyai masalah psikologis.

Jauh dari itu, setiap manusia mampu melakukan hal baik untuk diri sendiri dan orang lain serta mengelola kemampuan tersebut. Selama melakukan hal ini secara maksimal, setiap individu dapat membuat hidupnya lebih bermakna dan bahagia.

Psikologi positif tidak meminta setiap individu untuk menyingkirkan emosi negatif, melainkan berupaya untuk mencapai kepuasaan hidup dan kebahagiaan.

Tujuan Psikologi Positif

Psikologi positif mempunyai beberapa tujuan. Adapun sejumlah tujuan psikologi positif adalah.

  1. Melakukan katalisasi perubahan dalam psikologi. Dalam hal ini, psikologi bukan hanya berperan untuk memperbaiki situasi buruk, tetapi juga membangun kehidupan yang lebih berkualitas serta seimbang.

  2. Menciptakan alat serta teknik untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan psikologis individu, hubungannya dengan orang lain, serta hubungannya dengan kesehatan fisik.

Contoh Psikologi Positif

Adapun salah satu contoh psikologi positif adalah ketika seseorang tengah ditimpa masalah, tetapi tidak mempunyai siapapun sebagai tempat bercerita, dirinya memanfaatkan psikologi positif untuk memaafkan.

Dalam hal ini, memaafkan dapat membantu menenangkan batin seseorang, menyingkirkan rasa dendam, hingga membantu mencari solusi permasalahan.

Manfaat Psikologi Positif

Selain tujuan, psikologi positif juga memiliki beberapa manfaat bagi setiap individu. Adapun beberapa manfaat psikologi positif adalah.

  1. Setiap orang menyadari jika kematian dapat hadir karena masalah kesehatan. Hal ini membuat setiap individu lebih berupaya untuk menjaga kesehatannya.

  2. Mendorong setiap remaja untuk lebih bahagia dan produktif, hingga mampu menghasilkan pendapatan sendiri.

  3. Meningkatkan prestasi di sekolah maupun dunia kerja.

  4. Membangun kehidupan rumah tangga yang lebih harmonis.

Demikian sederet informasi mengenai pengertian psikologi positif, tujuan, hingga manfaatnya. [ENF]