Psikologi Siber: Mengenal Hubungan Manusia dan Teknologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Psikologi siber adalah cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan teknologi.
Kemunculan ilmu psikologi siber bukan tanpa alasan. Pasalnya di era serbag digital saat ini, banyak orang yang kerap menghabiskan waktu dengan teknologi, misalnya smartphone dan komputer. Hal ini kemudian memengaruhi sifat dan kesejahteraan mereka.
Untuk lebih memahami tentang psikologi siber dan ruang lingkupnya, mari simak ulasannya di sini.
Mengenal Psikologi Siber
Dikutip dari dari buku Psikologi Siber karya Ahmad Saifuddin, psikologi siber merupakan salah satu cabang psikologi yang baru muncul di era berkembangnya teknologi seperti saat ini.
Psikologi siber sendiri berasal dari kata cyberpsychology yang kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia.
Secara harfiah, psikologi siber adalah ilmu yang mempelajari kondisi psikologis individu ketika berhubungan dengan dunia siber atau teknologi.
Psikologi siber ini memiliki dua poin penting, yakni mempelajari dinamika kejiwaan dan dampak dunia siber terhadap kondisi mental individu.
Ruang Lingkup Psikologi Siber
Sama seperti cabang ilmu psikologi lainnya, psikologi siber juga memiliki beberapa ruang lingkup penting. Berikut penjelasannya.
1. Motif Menggunakan Internet
Ruang lingkup psikologi siber yang pertama adalah motif individu menggunakan teknologi, seperti internet.
Internet merupakan salah satu teknologi yang menyajikan banyak informasi dengan cepat. Keberadaan internet kerap mempermudah aktivitas setiap orang.
Beberapa orang memiliki motif penggunaan internet sesuai norma sosial, misalnya mencari resep makanan. Akan tetapi, ada jug ayang menggunakan internet untuk melancarkan aksi kriminal, seperti untuk membeli narkoba.
2. Dampak Internet
Internet jelas memberikan dampak bagi kejiwaan dan kesehatan seseorang. Dampak yang diberikan bisa dalam positif atau negatif.
Dampak positif penggunaan internet antara lain kemudahan mencari informasi, komunikasi yang tidak terbatas, dan lainnya.
Sementara dampak negatif internet, seperti banyak informasi palsu, penyebaran informasi pribadi, banyak penipuan, dan sebagainya.
3. Kecanduan Internet
Ruang lingkup psikologi siber terakhir adalah kecanduan internet. Dengan segala kecepatan dan kepraktisannya, internet dapat membantu manusia untuk menyelesaikan segala masalah. Hal inilah yang bisa membuat manusia kecanduan.
Demikian informasi mengenai pengertian serta beberapa ruang lingkup psikologi siber. (RN)
