Konten dari Pengguna

Psikologi Sosial: Pengertian serta Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Psikologi Sosial Adalah.  Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Danny Lines
zoom-in-whitePerbesar
Psikologi Sosial Adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Danny Lines

Psikologi sosial adalah salah satu cabang ilmu dari psikologi yang menggunakan metode saintifik untuk memahami bagaimana orang lain dapat memengaruhi perilaku seseorang. Dikatakan juga kalau ilmu ini merupakan paduan konsep dari studi psikologi dan sosiologi.

Mengutip dari Psikologi Sosial, Sri Ilham Nasution (2024:2), terdapat pendapat beberapa ahli yang menyatakan bahwa psikologi sosial merupakan upaya untuk memahami bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu dipengaruhi oleh keberadaan orang lain atau asal mula perilaku individu dalam berbagai situasi sosial.

Pengertian dan Contoh Penerapan Psikologi Sosial dalam Keseharian Manusia

Psikologi Sosial Adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Anita Monteiro

Sebagai ilmu yang mempelajari mengenai tingkah laku sosial manusia, psikologi sosial adalah ilmu memiliki tujuan praktis untuk memecahkan masalah sosial yang terjadi. Seperti halnya konflik, prasangka ketegangan sosial, kesukuan serta diskriminasi.

Sebelumnya, cabang ilmu ini dianggap tidak memiliki peranan penting. Pandangan tersebut berubah dalam psikologi modern, dimana ilmu ini memberikan pencerahan tentang cara pikiran manusia berfungsi dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui berbagai penelitian yang dilakukan, dapat dipahami jika untuk dapat mengerti perilaku individu, seseorang perlu juga memahami peranan situasi, permasalahan dan budaya yang memengaruhi individu tersebut.

Ilmu ini juga tentunya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh penerapannya adalah sebagai berikut.

1. Pendidikan

Seorang pendidik dapat menggunakan ilmu ini untuk menerapkan strategi belajar yang paling efektif untuk diterapkan di kelas. Strategi belajar tersebut diharapkan dapat mengakomodasi siswa dengan berbagai macam latar belakang.

2. Budaya

Tidak hanya itu, cabang ilmu ini juga dapat menjadi sumber pengenalan budaya. Seseorang dapat mengenal budaya-budaya yang ada dalam kehidupannya dan mempelajarinya dengan berinteraksi dengan individu lain.

3. Interaksi Sosial

Manusia memiliki kecenderungan untuk melakukan interaksi, utamanya dengan tujuan memenuhi kebutuhannya masing-masing. Sehingga ilmu ini dapat berguna dalam memahami perilaku seseorang dan mempelajari bagaimana seseorang dapat menyikapinya.

4. Solusi Atas Permasalahan Sosial

Dalam kehidupan bermasyarakat kerap kali terjadi konflik yang bersumber dari masalah sosial. Dengan menerapkan ilmu ini, maka seorang individu dapat mencoba mencari solusi atas masalah tersebut.

5. Menimbulkan Resistensi Sosial dalam Situasi Tertentu

Dalam berinteraksi, seseorang bisa saja mendapati dirinya berada dalam situasi sosial yang memiliki nilai berlawanan dengan yang ia anut. Cabang ilmu ini dapat membantu dalam menghadapi situasi sosial tersebut dan tetap mempertahankan nilai-nilai yang individu tersebut miliki.

Baca juga: 6 Cara Agar Tidak Menjadi Problematik yang Sering Orang Tidak Disadari

Memahami psikologi sosial adalah salah satu upaya untuk memahami perilaku manusia dalam lingkungan sosialnya. Dengan mempelajari mengenai ini, seseorang dapat memecahkan permasalahan-permasalahan sosial dengan lebih mudah. (RF)