Relapse dalam Psikologi: Pengertian dan Cara Mencegahnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Relapse dalam psikologi adalah kembalinya gejala-gejala utama ketika seseorang hampir pulih. Secara singkat relapse dapat dimaknai sebagai kondisi kambuh.
Kondisi kambuh memang dapat terjadi kepada setiap orang yang mengalami kondisi kesehatan tertentu, baik itu mental maupun fisik. Layaknya kambuh dalam kesehatan fisik, kambuh dalam kesehatan mental juga dapat dicegah.
Pengertian Relapse dalam Psikologi
Relapse merupakan istilah bahasa Inggris yang artinya kambuh atau sakit lagi. Dikutip dari buku Loving Wounded Soul karya Machdy (2019: 38), relapse adalah kembalinya gejala-gejala utama depresi ketika seseorang sudah hampir pulih dari episode depresi.
Layaknya kambuh dalam konteks kesehatan fisik, relapse dalam psikologi pun mempunyai tanda-tanda atau gejala. Dari buku yang sama, Machdy (2019: 38), menjelaskan bahwa gejala relapse kurang lebih sama dengan gejala depresi.
Beberapa orang yang pernah mengalami depresi umumnya takut dan khawatir jika berhadapan dengan depresinya lagi. Kondisi tersebut kerap membuat seseorang menjadi enggan mengakui (denial) bahwa dirinya kembali depresi.
Padahal kondisi tersebut bukan sesuatu yang tabu sebab memang ada kemungkinan untuk terjadi. Namun, setiap orang dapat melakukan upaya pencegahan agar kondisi kesehatan mental tidak kambuh lagi.
Cara Mencegah Relapse dalam Psikologi
Guna mencegah relapse, seseorang perlu menyadari pemicu relapse. Dilansir dari laman Psychology Today (Burton, 2012), beberapa faktor yang dapat menyebabkan relapse, yaitu:
Kurang memahami gangguan mental yang terjadi pada diri sendiri;
Tidak disiplin dalam melakukan pengobatan atau penurunan dosis;
Penyalahgunaan narkoba atau alkohol;
Kurang tidur atau pola tidur yang tidak teratur;
Kurang hubungan dan dukungan sosial; serta
Kesehatan fisik yang sedang buruk atau terganggu.
Guna mencegah relapse, seseorang dengan kondisi kesehatan mental dapat melakukan sejumlah upaya, antara lain:
Disiplin melakukan konsultasi dengan psikiater.
Disiplin melaksanakan pengobatan dengan pendampingan psikiater.
Menjaga pola tidur yang baik dan cukup.
Mengurangi penggunaan media sosial.
Rutin berolahraga.
Menjaga pola makan.
Berkumpul dengan orang-orang baik.
Demikian menjadi jelas bahwa arti relapse dalam psikologi merujuk pada kambuhnya gangguan mental seseorang. Kondisi tersebut merupakan suatu kemungkinan yang dapat dicegah dengan penanganan tepat bersama psikiater. (AA)
