Konten dari Pengguna

Self Regulation: Pengertian dan Aspek-aspeknya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Self Regulation. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Self Regulation. Sumber: Unsplash

Self regulation adalah kemampuan mengelola pikiran, perasaan, maupun keinginan dalam mencapai suatu tujuan.

Dikutip dari buku Dari Anak Sampai Usia Lanjut, Bandura menyatakan bahwa self regulation adalah kemampuan individu untuk mempertahankan komitmennya terhadap suatu tujuan selama periode waktu tertentu.

Untuk memehami lebih dalam tentang pengertian self regulation beserta aspek-aspenya, mari simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian Self Regulation

Ilustrasi Self Regulation. Sumber: Unsplash

Berikut ini berbagai pengertian self regulation yang dinyatakan oleh para ahli:

1. Self Regulation Menurut American Psychological Association

Self regulation merupakan upaya mengontrol perilaku melalui self reinforcement, self evaluation, dan self monitoring

2. Self Ragulation Menurut Berkeley Being

Self regulation merupakan proses seseorang mengendalikan perasaan, keadaan, dan perannya

3. Very Well Mind

Self regulation mencakup kemampuan dalam menghadapi kekecewaan

Aspek dalam self regulation

Berikut ini adalah berbagai aspek yang ada dalam self regulation.

1. Fisik

Aspek pertama dalam self regulation adalah aspek fisik. Saat seseorang dikuasai rasa marah, biasanya mereka cenderung melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan fisik secara spontan.

Dengan adanya self regulation, seseorang dapat lebih bisa mengontrol spontanitas dalam melakukan berbagai hal yang memberi dampak pada fisik.

2. Emosional

Aspek dalam self regulation berikutnya adalah aspek emosional. Adanya aspek ini akan membantu seseorang dalam mengendalikan diri ketika kesal, marah, sedih, maupun senang.

Tak hanya mengelola perasaan, adanya self regulation juga turut membantu menenangkan diri serta menerima apa yang dirasakan. Apabila seseorang masih sering merasa overwhelming, itu merupakan tanda bahwa ia belum mampu mengontrol emosi dengan baik.

3. Mental

Di dalam aspek mental, self regulation merupakan suatu hal yang harus dipahami supaya seseorang dapat mengendalikan mental agar tetap produktif. Semakin baik self regulation, seseorang akan lebih fokus dalam pekerjaannya.

4. Sosial

Asapek self regulation yang terakhir adalah aspek sosial. Adapun peran aspek satu ini adalah untuk membantu seseorang dalam menerima serta membangun suatu hubungan dengan orang lain.

Cara Meningkatkan Self Regulation

Self regulation dapat ditingkatkan dengan beberapa cara berikut ini:

  • Meningkatkan self awareness dengan memahami kebiasaan, pikiran, dan emosi yang dirasakan

  • Meningkatkan mindfulness, yaitu cara berpikir mengenai keadaan saat ini dengan memahami apa yang ada di sekitar, pikiran, serta yang dirasakan

  • Manajemen stres

Demikian penjelasan mengenai self regulation lengkap dengan aspek dan cara meningkatkannya. (LAU)