Sifat Tidak Enakan Menurut Psikologi dan Dampaknya Bagi Kesehatan Mental

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sifat tidak enakan sangat mengganggu dalam kehidupan sehari-hari. Sifat tidak enakan menurut psikologi adalah perasaan sungkan berlebihan kepada orang lain, yang dapat membahayakan kesehatan mental seseorang.
Adapun inilah dampak kesehatan mental yang perlu diketahui. Simak selengkapnya, di sini!
Pengertian Sifat Tidak Enakan dalam Psikologi
Seseorang yang memiliki sifat tidak enakan biasanya tidak mempunyai ketegasan. Hal ini menjadikan orang tersebut tidak bisa menolak permintaan dan harapan orang lain.
Tentu jika tidak segera keluar dari sifat tidak enakan ini, maka seseorang akan terjerumus dalam kondisi yang merugikan diri sendiri.
Marwah Ramadani & Fitriani dalam buku berjudul Dari dan untuk Kehidupan menjelaskan bahwa kebanyakan orang pasti mempunyai sifat tidak enakan terhadap sesamanya.
Menjawab “ya” untuk membenarkan atau menyetujui sesuatu yang bahkan hatinya berkata tidak pun bisa ia lakukan. Jawaban “ya”, adalah tanda yang sangat jelas dialami oleh orang yang mempunyai sifat tidak enakan terhadap seseorang.
Bahkan mereka bisa mengatakan “iya” berkali-kali kepada mereka yang membuat nyaman. Misalnya, kepada pasangan, sahabat dekat, maupun keluarga meskipun sebenarnya ia tidak sependapat.
Lebih dari itu orang yang tidak enakan akan beranggapan bahwa kepentingannya tidak lebih penting dari orang lain. Tentunya jika sifat ini dibiarkan semakin lama, masalah kesehatan mental akan muncul dan berpengaruh terhadap kualitas hidupnya sendiri.
Dampak Sifat Tidak Enakan bagi Kesehatan Mental
Inilah dampak yang dirasakan oleh orang yang mempunyai sifat tidak enakan, yaitu :
1. Selalu Merasa Bersalah Meski Sebenarnya Benar
Mereka yang bersifat tidak enakan akan sering mengalah untuk menghindari konflik. Bahkan cenderung meminta maaf terlebih dahulu agar kondisi segera membaik. Sayangnya permintaan maaf ini bisa diucapkan tanpa ada kesalahan yang dilakukan.
2. Berpura-pura bahagia
Orang dengan sifat tidak enakan akan banyak tersenyum saat di hadapan orang lain. Ia melakukan ini hanya untuk menyenangkan orang lain dan tidak memikirkan apa yang diri sendiri inginkan. Hal ini bisa memicu rasa mengalah berlebihan dan tidak bisa menghargai diri sendiri.
3. Tidak Bisa Memprioritaskan Diri Sendiri
Sifat tidak enakan pada seseorang membuatnya tidak bisa memprioritaskan dirinya sendiri. Dalam kesehariannya, mereka hanya berpikir tentang bagaimana membuat orang lain tenang, bahagia, dan tidak tersinggung dengan apa yang ia ucapkan.
4. Mengalami Depresi
Orang yang selalu mengutamakan kesenangan orang lain akan mudah depresi. Hal ini terjadi, karena ia merasa tidak mempunyai tempat yang cocok untuk curhat, sekedar melepaskan lelah, dan bertahan.
Demikianlah penjelasan tentang sifat tidak enakan menurut psikologi dan dampaknya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (eK)
