Konten dari Pengguna

Sindrom Peter Pan: Pengertian dan Gejalanya pada Manusia Dewasa

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sindrom Peter Pan adalah. Sumber: Unsplash.com/Andrew Neel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sindrom Peter Pan adalah. Sumber: Unsplash.com/Andrew Neel

Sindrom Peter Pan adalah kondisi ketika manusia yang sudah berusia dewasa tidak menunjukkan pribadi yang matang. Sindrom seperti itu dapat terjadi karena berbagai macam faktor, salah satunya pola asuh orang tua yang cenderung sangat protektif.

Pola asuh yang sangat protektif dapat membuat seseorang tidak percaya terhadap dirinya sendiri sehingga selalu bergantung kepada orang lain. Salah satu tanda Sindrom Peter Pan, yaitu tidak dapat melakukan berbagai hal secara mandiri.

Untuk lebih memahami tentang pengertian Sindrom Peter Pan dan gejalanya, simak pembahasannya berikut ini.

Pengertian Sindrom Peter Pan

Ilustrasi Sindrom Peter Pan adalah. Sumber: Unsplash.com/Noah Silliman

Sindrom Peter Pen adalah salah satu sindrom yang dapat terjadi pada manusia dewasa. Nama sindrom tersebut berasal dari sebuah karakter fiksi terkenal, yakni Peter Pan.

Mengutip dari buku Kamus Lengkap Psikologi: Kamus Psikologi Paling Update dan Lengkap karya Dewi dan Aulia (2023: 349), Sindrom Peter Pan merupakan suatu kelainan yang terjadi ketika sikap orang dewasa yang secara sosial, seksual, dan psikologis tidak menunjukkan kematangan.

Seseorang mengalami sindrom tersebut umumnya memiliki sifat yang kekanak-kanakan serta cenderung bergantung pada orang lain. Padahal manusia dewasa, baik itu pria maupun wanita, seharusnya sudah bisa bersikap mandiri.

Gejala Sindrom Peter Pan pada Manusia Dewasa

Ilustrasi Sindrom Peter Pan adalah. Sumber: Unsplash.com/Zhu Liang

Salah satu tanda Sindrom Peter Pan adalah selalu bergantung kepada orang lain. Selain tanda tersebut, masih ada beberapa tanda perilaku yang menunjukkan gejala Sindrom Peter Pan.

Mengutip dari laman Healthline (Raypole, Maret 2023), beberapa gejala atau tanda dari Sindrom Peter Pan, yaitu:

  • Kesulitan untuk bertahan hidup sendirian.

  • Menghindari mengatasi masalah hubungan.

  • Cenderung kesulitan dengan tujuan pekerjaan dan karier.

  • Memiliki ledakan emosi ketika menghadapi situasi stres.

  • Takut dengan evaluasi negatif.

Walaupun ada sejumlah tanda yang menunjukkan Sindrom Peter Pan, setiap orang tidak boleh mendiagnosis diri sendiri atau orang lain. Pihak yang berhak melakukan diagnosis psikologis adalah sosok profesional, seperti psikolog atau psikiater.

Kesimpulannya, Sindrom Peter Pan adalah suatu kondisi ketika manusia yang telah dewasa memiliki sikap yang cenderung kekanak-kanakan. Misalnya, bergantung pada orang lain dan sulit dapat menentukan tujuan. (AA)