Konten dari Pengguna

Smiling Depression: Penyebab beserta Cara Menanganinya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Smiling Depression. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Smiling Depression. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com

Smiling depression adalah kondisi seseorang yang sering tersenyum, padahal sebenarnya dia sedang mengalami depresi.

Orang yang mengidap smiling depression akan terlihat baik-baik saja di hadapan orang lain sehingga banyak yang tidak menyadarinya.

Untuk memahami lebih lanjut tentang smiling depression, simak pembahasannya di sini.

Apa Itu Smiling Depression?

Ilustrasi Smiling Depression. Sumbr: Liza Summer/Pexels.com

Matt Haig dalam buku berjudul Reasons to Stay Alive : Kisah Nyata Melawan Depresi dan Berdamai dengan Diri Sendiri menjelaskan bahwa orang yang mengalami depresi kadang ada yang tidak terlihat. Kondisi ini dikenal sebagai smiling depression.

Orang yang mengalaminya akan menunjukkan dirinya baik-baik saja, namun dibalik itu semua kondisinya benar-benar hancur, kecewa, hingga putus asa.

Jadi, kondisinya yang baik-baik saja hanya dijadikan topeng agar orang lain tidak menganggapnya lemah dan terlihat selalu bahagia. Orang yang mengalami smiling depression biasanya akan menunjukkan gejala sebagai berikut :

  1. Mengalami kelelahan dan tubuhnya lemas.

  2. Perubahan nafsu makan, sehingga berat badan dan kualitas tidur menurun.

  3. Hilangnya minat serta kesenangan melakukan hal-hal yang dulunya dia nikmati dan sukai.

  4. Muncul rasa putus asa.

Penyebab Smiling Depression

Smiling depression biasanya terjadi karena beberapa penyebab, antara lain:

1. Terjadi perubahan besar dalam hidup

Contohnya, saat orang tersebut pernah kehilangan pekerjaan, gagal dalam menjalin hubungan, atau ditinggalkan orang yang dia sayang.

2. Batin yang bergejolak

Ketika seseorang merasa dirinya akan diadili oleh orang lain yang memahami kondisinya, ia cenderung menggunakan topeng agar terlihat baik-baik saja di khalayak.

3. Kecanduan media sosial

Media sosial menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami smiling depression. Mereka akan berusaha terlihat bahagia dan baik-baik saja untuk menyenangkan orang lain lewat media sosial, padahal sebenarnya mereka sedang tidak baik-baik saja.

Cara Mengatasi Smiling Depression

Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mengatasi smiling depression, yakni:

1. Menerima kondisi diri apa adanya

Setiap harus berani mengakui dan menerima apapun kondisi yang tengah menimpanya. Orang yang mampu menerima kondisinya akan mengurangi depresi yang diderita.

2. Jujur dengan diri sendiri

Kejujuran pada diri sendiri bisa meredam emosi yang memuncak. Caranya dengan melakukan komunikasi dengan diri sendiri secara intens untuk mengetahui harapan sampai solusi permasalahan yang terbaik.

3. Cintailah diri sendiri

Mencintai diri sendiri bisa dilakukan dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain, Lakukan hobi yang disukai lalu berikan reward pada diri sendiri bila berhasil melakukan sesuatu.

Itulah penjelasan tentang smiling depression yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat! (eK)