Somniphobia: Pengertian, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Somniphobia adalah kondisi medis yang ditandai oleh ketakutan ekstrem atau kecemasan yang berlebihan terhadap tidur atau proses tertidur.
Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan dan membutuhkan penanganan yang tepat untuk mengatasinya.
Untuk lebih memahami tentang pengertian somniphobia beserta cara mengatasinya, simak selengkapnya di sini.
Pengertian Somniphobia
Mengutip buku Somniphobia: Too Scared to Sleepbooks karya Dhiraj Taneja, Somniphobia adalah kondisi psikologis di mana seseorang mengalami ketakutan yang berlebihan atau kecemasan terhadap tidur atau proses tidur.
Orang dengan somniphobia sering kali mengalami ketakutan bahwa mereka tidak akan bangun lagi setelah tertidur. Mereka juga takut akan hal-hal tertentu yang mungkin terjadi saat tertidur.
Berbagai Gejala Somniphobia
Berikut ini adalah berbagai gejala yang kerap muncul pada pengidap somniphobia.
1. Ketakutan dan Kecemasan
Ketakutan dan kecemasan yang intens adalah gejala utama somniphobia.
Orang yang menderita kondisi ini mungkin merasa cemas atau gelisah saat mendekati waktu tidur, dengan pikiran yang terus-menerus terfokus pada ketakutan akan tidur.
2. Insomnia
Insomnia adalah gangguan tidur yang sering terkait dengan somniphobia. Orang dengan kondisi ini mungkin mengalami kesulitan untuk tidur atau tidur terputus-putus karena kecemasan yang dialami.
3. Tidur Terputus-putus
Tidur terputus-putus juga seringkali terjadi pada orang dengan somniphobia.
Mereka mungkin mengalami kesulitan untuk tidur dengan nyenyak dan sering terbangun di tengah malam dengan perasaan cemas atau takut.
Berbagai Cara Mengatasi Gejala Somniphobia
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat diterapkan dalam mengatasi somniphobia.
1. Terapi Psikologi
Terapi psikologi, terutama terapi kognitif perilaku (CBT), sering kali menjadi pilihan utama dalam mengatasi somniphobia.
Terapis akan membantu individu mengidentifikasi pikiran negatif atau takut yang berkaitan dengan tidur, dan membantu mereka mengubahnya menjadi pikiran yang lebih realistis dan positif.
2. Pendekatan Bertahap
Mengatasi somniphobia sering memerlukan pendekatan bertahap. Mulailah dengan langkah-langkah kecil, seperti menciptakan rutinitas tidur yang sehat atau menggunakan teknik relaksasi sederhana, dan perlahan-lahan tingkatkan tingkat kenyamanan dengan tidur.
3. Ciptakan Lingkungan yang Nyaman
Pastikan lingkungan sekitar dapat mendukung tidur yang nyenyak.Gunakan kasur yang nyaman, atur suhu ruangan yang nyaman, dan hindari paparan cahaya terang atau suara yang mengganggu saat tidur.
4. Perhatikan Pola Makan
Hindari makan makanan berat atau berlemak sebelum tidur, dan batasi konsumsi kafein atau alkohol di malam hari.
Makan makanan ringan dan sehat beberapa jam sebelum tidur dapat membantu penderita tidur lebih nyenyak.
5. Olahraga secara Teratur
Berolahraga secara teratur dapat membantu penderita tidur lebih nyenyak dan merasa lebih rileks.
Namun, hindari olahraga yang terlalu keras atau stimulatif di malam hari, karena hal ini dapat membuat sulit untuk tidur.
Demikian pembahasan mengenai pengertian somniphobia beserta gejala dan cara mengatasinya.
Somniphobia adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis dan penanganan yang tepat. Dengan bantuan yang tepat, pengidapnya dapat mengatasi kondisi ini dan hidup dengan lebih tenang dan bahagia. (AZS)
