Trichotillomania: Pengertian, Penyebab beserta cara Mengatasinya

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
6 April 2024 23:29 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ilustrasi trichotillomania. Sumber foto:  Pexels
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi trichotillomania. Sumber foto: Pexels
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Trichotillomania adalah salah satu gangguan psikologis yang penting untuk segera ditangani.
ADVERTISEMENT
Gangguan ini sering kali sulit untuk didiagnosis. Namun pemahaman tentang penyebab dan cara mengatasi trichotillomania dapat membantu pengidapnya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasannya di sini.

Pengertian dan Penyebab Trichotillomania

ilustrasi trichotillomania. Sumber foto: Pexels
Mengutip situs yankes.kemkes.go.id, trichotillomania adalah salah satu jenis gangguan mental yang dicirikan oleh tindakan berulang menarik dan mencabuti rambut, baik di bagian kepala, wajah, atau bagian tubuh lainnya.
Gangguan ini juga dikenal sebagai hair-pulling disorder. Trikotilomania lebih umum terjadi pada perempuan daripada laki-laki.
Penyebab trichotillomania tidak sepenuhnya dipahami, tetapi beberapa faktor yang berkontribusi termasuk faktor genetik, ketidakseimbangan zat kimia dalam otak, tekanan emosional, stres, trauma masa kecil, serta kondisi medis atau gangguan mental lainnya.

Cara Mengatasi Trichotillomania

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi trichotillomania yang dapat diterapkan pengidapnya.
ADVERTISEMENT

1. Konseling atau Terapi

Terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi perilaku dialektis (DBT) telah terbukti efektif dalam mengobati trichotillomania.
Terapi ini membantu individu mengidentifikasi pemikiran atau situasi yang memicu kebiasaan mencabut rambut, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi dorongan tersebut.

2. Mengalihkan Perhatian

Mengalihkan perhatian dengan melakukan aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi, seperti mengerjakan teka-teki, mewarnai, atau menggambar, dapat membantu mengurangi kebiasaan mencabut rambut.

3. Memodifikasi Lingkungan

Mengubah lingkungan di sekitar individu, seperti menghindari cermin yang besar atau menggunakan penutup rambut, dapat membantu mengurangi kesempatan untuk mencabut rambut.

4. Menjaga Rambut Pendek

Memotong rambut menjadi potongan yang lebih pendek mungkin bisa membantu mengurangi kesempatan untuk melakukan kebiasaan mencabut rambut.

5. Menggunakan Alat Bantu

Menggunakan alat bantu seperti sarung tangan atau penutup rambut dapat membantu mengurangi akses individu ke rambut dan meminimalkan kesempatan untuk mencabut rambut.
ADVERTISEMENT

6. Dukungan dari Keluarga dan Teman

Menerima dukungan dari orang-orang terdekat dapat membantu individu mengatasi trichotillomania.
Berbicara tentang pengalaman mereka dengan orang lain dapat memberikan dukungan emosional dan dorongan untuk terus berusaha mengatasi gangguan tersebut.

7. Pemahaman dan Kesabaran

Mengatasi trichotillomania membutuhkan pemahaman dan kesabaran.
Individu yang terkena harus memberi diri mereka sendiri waktu untuk proses pemulihan dan bersabar saat mengatasi tantangan yang muncul.
Trichotillomania adalah gangguan yang serius, tetapi dengan pemahaman tentang penyebabnya dan metode pengobatannya, individu yang terkena dapat belajar mengelola gejala.
Dengan perawatan yang tepat dan dukungan yang memadai, trichotillomania dapat diatasi agar dapat mencapai kesejahteraan yang lebih baik. (AZS)