Trikotilomania: Pengertian, Gejala, Penyebab, beserta Pengobatannya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian dari trikotilomania adalah kondisi di mana seseorang tidak bisa menahan diri untuk mencabuti rambutnya. Tak jarang, gangguan ini membuat penderitanya mengalami kerontokan rambut yang parah.
Meskipun terdengar sebagai kebiasaan sederhana, trikotilomania sebenarnya menjadi gangguan yang cukup serius dan dapat berdampak pada kehidupan seseorang. Lebih jelasnya, simak di sini.
Pengertian dan Gejala Trikotilomania
Trikotilomania merupakan gangguan mental yang membuat penderitanya kesulitan menahan diri untuk mencabut rambutnya. Tak jarang, kondisi ini membuat penderitanya mengalami kebotakan.
Rambut yang dicabut tidak hanya rambut kepala saja, tetapi juga bulu mata, alis, jenggot, hingga kumis. Mereka yang mengalami gangguan ini akan merasa puas dan lega setelah mencabut rambut yang ada di tubuh mereka. Jika tidak dituruti, rasa stres akan terus menyerang.
Dikutip dari situs Mayo Clinic, bagi sebagian orang, gangguan ini dapat menimbulkan beragam kesusahan, karena dapat menyebabkan kerontokan rambut yang akhirnya memengaruhi penampilan.
Gejala trikotilomania sendiri meliputi beberapa hal, di antaranya:
Mencabut rambutnya berulang kali, baik yang ada di kepala, wajah, kaki, tangan, hingga kemaluan
Merasa cemas jika belum mencabuti rambut yang ada di tubuhnya
Akan puas dan lega setelah mencabut rambut
Sering memilih rambut yang akan dicabut
Memainkan atau mengusap rambut yang telah dicabut pada area tertentu, seperti wajah
Memakan rambut yang telah dicabut
Kesulitan untuk bersosialisasi dengan orang lain
Oleh karena itu, gangguan ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena dapat menimbulkan stres mendalam bagi penderitanya.
Penyebab Trikotilomania
Sebenarnya, belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya trikotilomania. Namun, kondisi ini sering dikaitkan dengan faktor lingkungan dan keturunan. Hingga akhirnya dapat meningkatkan risiko seseorang terkena trikotilomania, antara lain:
Berusia 10 hingga 13 tahun
Memiliki keluarga atau kerabat yang juga menderita trikotilomania atau gangguan mental lainnya
Menderita gangguan mental lain, seperti gangguan obsesif kompulsif disorder (OCD), depresi, hingga gangguan kecemasan
Mengalami situasi yang menimbulkan tekanan atau stres berlebihan
Memiliki kebiasaan buruk lainnya, seperti mengigit kuku atau baju, hingga mengisap jari
Itulah pengertian trikotilomania beserta gejala dan penyebabnya yang perlu diwaspadai. (RN)
