4 Tarian Tradisional yang Memiliki Gerak Gemulai dan Lembut

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia bisa dikatakan sebagai salah satu bangsa yang memiliki kekayaan yang berlimpah. Adapun kekayaan ini tak hanya terletak pada sumber daya alamnya, tetapi juga pada keberagaman budayanya.
Ada beragam budaya yang tersebar di negara ini, baik dalam bentuk pakaian adat, dan juga tari-tariannya. Setiap daerah memiliki budaya tarian yang berbeda-beda, baik yang bergerak secara cepat, lemah gemulai, lambat, dan sebagainya.
Mengutip buku Djawa dan Bali karya Soedarsono, seorang ahli tari Indonesia mengemukakan bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak-gerak ritmis yang indah.
Pada artikel kali ini, Info Sport akan membahas perihal tarian yang dilakukan secara lemah gemulai dan lembut. Menurut buku Pendidikan Seni Tari, Kurnita Yeniningsih mengatakan bahwa gerakan tari yang dilakukan dengan gemulai dan lembut disebut gerak tari yang tidak menggunakan otot.
Untuk bisa melakukan gerakan tersebut, penari perlu menghentakan tubuh secara lambat dan perlahan. Umumnya, gerakan tersebut diiringi dengan musik yang juga mendayu. Tujuannya agar menggambarkan suasana yang sedih ataupun tenang.
Gerak yang lemah gemulai dan lembut pada suatu tarian terdiri dari gerakan mengangkat tangan kanan dan kiri, menurunkan tangan, menolehkan kepala, memutar pergelangan tangan, menggerakkan tangan ke kanan dan kiri, melambaikan tangan, dan sebagainya.
Lalu, tari tradisional apa saja yang menggunakan unsur gerak lemah gemulai dan lembut? Untuk segera mengetahuinya, ikuti terus uraian di bawah ini.
Contoh Tarian Tradisional dengan Gerak Lemah Gemulai dan Lembut
Berdasarkan buku Ensiklopedia Mini: Tari-tarian Nusantara yang ditulis Rizky Utami, ia mencatatkan bahwa di Indonesia ini ada sekitar lebih dari 3.000 tarian asli suku bangsa yang tersebar di nusantara. Berikut ini contoh empat tarian yang lemah gemulai:
1. Tari Serimpi
Gerak jenis tarian ini cenderung lemah gemulai, yang lebih banyak diisi oleh gerakan kaki, tangan dan kepala. Tari Serimpi sendiri merupakan tarian khas Yogyakarta, yang sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram Islam.
2. Tari Bedhaya Ketawang
Jenis tarian ini juga didominasi oleh gerak yang cenderung luwes dan lembut. Tari Bedhaya Ketawang berasal dari daerah Surakarta, sebagai tarian yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat.
3. Tari Tor-Tor
Selanjutnya ada tari Tor-Tor yang merupakan tarian tradisional asal Sumatera Utara. Gerak pada tarian ini cukup sederhana. Tari ini lebih mengutamakan gerak tangan yang naik-turun dan diikuti oleh gerakan kaki.
4. Tari Gambyong
Kemudian tari yang juga memiliki gerakan lemah gemulai ialah tari Gambyong yang berasal dari Jawa Tengah. Tari ini lebih menonjolkan keluwesan tangan, kaki dan kepala para penarinya.
(NNR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud tari?

Apa yang dimaksud tari?
Tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak-gerak ritmis yang indah.
Apa saja gerak tari yang gemulai dan lembut?

Apa saja gerak tari yang gemulai dan lembut?
Gerak yang lemah gemulai dan lembut pada suatu tarian terdiri dari gerakan mengangkat tangan kanan dan kiri, menurunkan tangan, menolehkan kepala, memutar pergelangan tangan, menggerakkan tangan ke kanan dan kiri, melambaikan tangan, dan sebagainya.
Apa saja contoh tari tradisional dengan gerak gemulai dan lembut?

Apa saja contoh tari tradisional dengan gerak gemulai dan lembut?
Tari Serimpi, Tari Bedhaya Ketawang, Tari Tor-Tor, dan Tari Gambyong.
