Konten dari Pengguna

6 Fakta Olimpiade 1936 di Rezim Adolf Hitler: Ada Hujan Kotoran Merpati

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Adolf Hitler. Foto: Getty Images/Hulton Archive
zoom-in-whitePerbesar
Adolf Hitler. Foto: Getty Images/Hulton Archive

Olimpiade digelar di Berlin, Jerman, pada 1936. Kala itu, Adolf Hitler masih berkuasa menjadi pemimpin Jerman.

Sempat ada kontroversi terkait Olimpiade edisi ke-11 itu dihelat di Jerman. Namun tetap saja, kejuaraan multievent olahraga dunia tetap terlaksana selama 1-16 Agustus 1936.

Pada stori ini, kami memaparkan sejumlah fakta terkait Olimpiade Berlin 1936 di rezim Adolf Hitler berkuasa itu. Dikutip dari berbagai sumber, silakan disimak.

1) Kisah Merpati di Upacara Pembukaan Olimpiade

Momen Hitler di Olimpiade 1936. Foto: Getty Images

Salah satu tujuan Adolf Hitler menggelar Olimpiade di Jerman kala itu adalah sebagai propaganda untuk memamerkan rezimnya. Ia sampai memerintahkan pembangunan Stadion Olimpiade baru berkapasitas 110.000 tempat duduk yang terbungkus spanduk Nazi, lengkap dengan stand pribadi untuknya dan anak buahnya.

Hitler datang di upacara pembukaan yang menampilkan pesawat tempur Hindenburg. Sebanyak 25.000 merpati dilepaskan, meriam ditembakkan ke udara. Merpati-merpati itu ketakutan hingga akhirnya mengeluarkan kotoran yang mendarat di tubuh dan kepala penonton.

2) Ada Aksi Boikot Olimpiade

Beberapa negara melakukan boikot terhadap Olimpiade Berlin 1936. Mereka adalah Inggris Raya, Prancis, Swedia, Cekoslowakia, Belanda, Amerika Serikat, Spanyol, dan Uni Soviet. Dua negara yang disebut terakhir tak ambil bagian.

Olimpiade tetap berjalan dengan 49 negara ambil bagian dan 4.000 atlet bersaing di 129 cabang olahraga. Ada lebih dari 200 atlet Inggris yang berpartisipasi, para atlet amatir sepak bola menolak untuk memberi hormat pada Nazi.

3) Kesuksesan Jesse Owens Bikin Adolf Hitler Kesal

Jesse Owens memenangi nomor lari 100 meter Olimpiade 1936 Foto: AFP

Pelari AS, Jesse Owens, menjadi sosok yang membuat kesal Adolf Hitler kala itu. Sebab, ia memenangi empat medali emas cabang atletik di nomor lari 100 meter, lari 200 meter, lompat jauh, dan lari estafet 4x100 meter, serta membuat rekor dunia dan Olimpiade.

Menteri Nazi, Albert Speer, melaporkan bahwa Hitler kesal dengan kesuksesan Owens. Dia dilaporkan tidak memberikan selamat kepadanya.

4) Ada Atlet Yahudi di Olimpiade 1936

Adolf Hitler dikenal sebagai tokoh yang anti-Yahudi. Namun, ia tetap mengizinkan atlet-atlet Yahudi turut andil di Olimpiade 1936, termasuk di kontingen Jerman, yakni Helene Mayer, atlet anggar yang memiliki ayah Yahudi.

Sebelumnya, Koran resmi Partai Nazi, Voelkischer Beobachter, menulis dengan tegas bahwa orang Yahudi dan orang kulit hitam tidak boleh berpartisipasi dalam Olimpiade. Namun, ketika diancam dengan boikot, Hitler mengalah dan mengizinkan orang kulit hitam dan orang Yahudi untuk berpartisipasi.

5) Ide Unik Adolf Hitler

Momen Adolf Hitler di Olimpiade 1936. Foto: Getty Images

Adolf Hitler memiliki ide nyeleneh selama berlangsungnya Olimpiade 1936, yakni memerintahkan agar pohon ek (oak) diberikan kepada para pemenang medali emas. Jerman keluar sebagai juara umum dan ini berarti mereka menjadi peserta terbanyak yang mendapatkan pohon ek.

6) Olimpiade Pertama yang Disiarkan TV

Terlepas dari kontroversi, Olimpiade 1936 adalah Olimpiade pertama yang memiliki liputan TV langsung. Kantor Pos Jerman memakai peralatan dari Telefunken, perusahaan perangkat radio dan televisi Jerman, untuk menyiarkan lebih dari 70 jam liputan di seluruh Berlin dan Potsdam dan beberapa perangkat TV swasta, yang disiarkan dari Stasiun TV Paul Nipkow, stasiun TV publik pertama di dunia.