Alex Marquez: Saya Pantas Bersama Repsol Honda Karena Juara Dunia Dua Kali

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alex Marquez memang berhasil merebut posisi kedua di MotoGP seri Prancis pada Minggu (11/10). Ia lantas mengatakan bahwa ia pantas bergabung ke tim Repsol Honda karena ia juara dunia dua kali.
Sebelum balapan di sirkuit Le Mans berlangsung, kritik dan keraguan masih tertuju dengan sangat keras kepada Alex, yang merupakan pebalap debutan. Penampilannya dinilai tak cukup baik untuk bersaing di MotoGP.
Terlebih, penampilannya sejak seri GP Spanyol hingga GP Catalunya sangat mengecewakan. Alih-alih bisa meraih podium, ia saja masih tertatih-tatih meraih peringkat lima besar di balapan.
Kondisi semakin sulit bagi Alex karena ia melihat fakta bahwa ia saja kesulitan untuk mengakhiri kualifikasi di atas peringkat 16. Bahkan, Brad Binder , yang juga merupakan pebalap debutan, berhasil menang balapan dengan KTM yang belum pernah menang di MotoGP.
Tentu, ia selama ini ini sabar menghadapi semua kritik dan menjadikannya pelecut semangatnya. Belum lagi, ada anggapan lain yang menyebut jika faktor sang abang, Marc Marquez , yang membuat pemilik nomor 73 ini berhasil direkrut Repsol Honda.
Puncaknya adalah balapan di Le Mans. Ia memang memulai balapan di posisi ke-18, namun satu demi satu lawan ia lewati hingga finis di peringkat kedua.
Wajar apabila Alex menegaskan bahwa ia sudah sepantasnya berada di tim Repsol Honda untuk tahun ini. Pasalnya, ia akan digeser oleh Pol Espargaro dan pindah ke tim LCR musim depan.
Alasan Alex Marquez Percaya Diri
“Pada akhirnya saya tahu mengapa saya di sini dan mengapa saya memakai warna-warna ini (Repsol Honda). Saya juara dunia dua kali dan itulah mengapa mereka (HRC) mempromosikan saya ke tim Repsol Honda,” kata Alex, dilansir Crash.
Menurut pebalap 23 tahun ini, ia dipilih karena Repsol Honda butuh pebalap baru setelah Jorge Lorenzo pensiun di akhir musim 2019. Oleh karena itu, Alex berpendapat bahwa itu jadi alasan untuk Repsol Honda mempercayainya di ajang MotoGP.
"Kritik seperti itu kadang bagus karena memberi anda motivas dan semangat untuk lebih maju dan percaya pada diri sendiri. Saya setuju dengan kritik, tapi saya tak peduli karena saya paham alasan saya di sini (MotoGP), pungkas Alex.
Well, ternyata ia sangat percaya diri seperti sang abang. Semoga saja, kepercayaan dirinya tak luntur hingga akhir musim.
