Konten dari Pengguna

Apakah ML Akan Ditutup? Ini Faktanya

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hero di Mobile Legends (Sumber: Moontoon)
zoom-in-whitePerbesar
Hero di Mobile Legends (Sumber: Moontoon)

Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah ML akan ditutup? Seperti yang diketahui, ada kabar yang beredar bahwa permainan ini akan ditutup.

Game ini bisa dimainkan di ponsel Android atau iOS. Pada game MOBA ini, nantinya akan ada 10 pemain yang dibagi menjadi dua tim.

Aturan mainnya adalah 5 vs 5. Rata-rata permainan dalam satu game adalah sekitar 15-20 menit. Setiap pemain bisa memilih satu hero dari puluhan daftar hero yang tersedia.

Salah satu kelebihan yang bisa didapatkan dari permainan ini adalah kehadiran hero yang disiapkan oleh pengembang game. Untuk bisa menggunakan hero tersebut, kamu bisa mendapatkannya secara gratis dan membelinya menggunakan diamond.

Dikarenakan popularitasnya tinggi, game online ini bahkan kerap membuat orang penasaran, terutama bagi yang tidak terbiasa bermain game.

Hingga saat ini, banyak orang yang bertanya apakah ML akan ditutup oleh pemerintah? Berikut ini adalah penjelasan dan faktanya.

Apakah ML akan Ditutup Pemerintah?

Ilustrasi game online. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sempat beredar kabar, bahwa game Mobile Legends sudah membuat resah anak-anak, sehingga banyak orang-orang yang beranggapan jika game ini dapat merusak mereka.

Hal itu dikarenakan tidak sedikit anak-anak yang lebih memilih menghabiskan waktu dengan bermain Mobile Legends. Game tersebut membuat pembelajaran menjadi terganggu.

Kemudian, anak-anak pelajar yang seharusnya mengikuti pelajaran dan harus fokus dengan pelajarannya, kini harus mengalami gangguan, yaitu lebih bermain game online ketimbang belajar.

Hal itu menyebabkan pihak Kominfo merasa tidak nyaman terhadap kehadiran game tersebut. Menurut informasi yang beredar, ML akan ditutup pada periode Juli hingga Desember 2021 ML.

Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara detail. Sayangnya, berita tersebut langsung viral dan membuat masyarakat terutama pemainnya resah.

Sebetulnya, pertanyaan apakah game ML akan ditutup hanyalah rumor belaka yang beredar. Sebab, belum ada statement resmi dari pengembang game dan pemerintah mengenai hal tersebut.

Berbagai spekulasi tersebut seakan terbantahkan karena Mobile Legends terus melakukan update, baik dari segi item atau pun event agar penggunanya semakin betah memainkan game ini.

Kontroversi Mobile Legends

Hero di Mobile Legends (Sumber: Moontoon)

Kemudian, game ini juga sempat dituntut oleh Riot Games sejak 2016 lalu karena dituduh menjiplak kekayaan intelektual game LoL.

Setelah itu, Moonton mengubah nama game ini yang dari awalnya Mobile Legends: Bang Bang menjadi Mobile Legends: 5v5 MOBA.

Tak cukup sampai di situ, Moonton juga kembali digugat satu tahun kemudian oleh perusahaan yang sama. Tuntutan tersebut dilayangkan karena beberapa elemen serta tampilan ML sangat mirip dengan LoL.

Beberapa kesamaan tersebut adalah karakter, deskripsi, skin, alur, dan elemen lainnya.

Dibalik kontroversi dan rumor yang beredar mengenai apakah ML akan ditutup, game ini tetap menyita perhatian publik karena gameplay-nya yang seru dan banyaknya pilihan hero yang bisa dimainkan.

(ANH)