Cara Melakukan Lempar Cakram, Begini Langkahnya

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Info Sport akan jelaskan cara melakukan lempar cakram dalam artikel ini. merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang mengharuskan atlet untuk melempar cakram maksimal 3 kali di setiap pertandingan demi perolehan jarak lempar terjauh di lapangan khusus cakram sesuai aturan yang berlaku.
Lempar cakram memiliki kemiripan dengan lempar lembing, tolak peluru, dan martil. Perbedaan dari keempat cabor atletik dengan nomor lempar tersebut adalah benda yang digunakan.
Cakram merupakan benda berbentuk seperti piring dengan bingkai dari sabuk besi yang terbuat dari kayu. Pada turnamen besar seperti Olimpiade, perlombaan di cabang olahraga juga menarik perhatian karena berlangsung secara seru dan menarik.
Peserta lempar cakram harus mempersiapkan performa terbaiknya. Hal tersebut dilakukan dengan menjaga kesehatan mental dan fisik. Kenyataannya, memang kedua faktor tersebut saling memengaruhi performa pemain.
Dengan kondisi yang baik, maka pemain akan menunjukkan performa terbaik dengan latihan secara rutin dan berulang kali. Selain itu, pelempar cakram juga mesti mempelajari dengan, seperti teknik melempar cakram agar hasil yang diraih bisa optimal.
Berikut Info Sport sudah jelaskan cara melakukan lempar cakram yang benar di bawah ini.
Jelaskan Cara Melakukan Lempar Cakram yang Baik
1. Gerakan Awalan
Posisi berdiri menyamping ke arah lemparan. Kaki direnggangkan selebar badan, sedikit ditekuk, dan rileks. Berat badan dipusatkan pada kedua kaki.
Pusatkan perhatian dan lakukan persiapan untuk melakukan awalan agar mantap. Kemudian, cakram diayunkan ke samping kanan belakang dan ke kiri.
Lengan yang memegang cakram diayunkan ke samping kanan dan belakang diikuti oleh gerakan ke kanan. Lalu, kaki kiri mengikuti gerakan dengan tumit agak terangkat.
Kemudian, cakram diayun ke samping kiri diikuti oleh badan di-pilin ke kiri dengan tangan kiri dibawa ke kiri juga. Setelah itu, berat badan dipindahkan ke kaki kiri, kaki kanan direnggangkan, dan tumit sedikit terangkat.
2. Sikap Badan saat Melempar Cakram
Kaki kanan ditolakkan untuk mengangkat panggul dari posisi rendah di atas kaki kanan didorong ke depan-atas. Selanjutnya, tubuh yang semula condong ke belakang dan ter-pilin ke kanan diputar ke kiri, kemudian diikuti dengan gerakan panggul yang memutar ke kiri pula.
Berat badan dipindahkan dari kaki kanan ke kaki kiri. Setelah posisi badan siap lempar dengan waktu yang tepat cakram dilemparkan ke arah depan dan atas.
3. Cara Melakukan Teknik Lempar Cakram
Lepaskan cakram setinggi dagu dengan lengan lurus ke depan, sudut lemparan kira-kira 30 derajat. Cakram terlepas dari pegangan dengan berputar menurut putaran jarum jam, putaran cakram terjadi karena tekanan dari jari telunjuk.
4. Sikap Tubuh setelah Melempar Cakram
Lepasnya cakram diikuti dengan tubuh yang condong ke depan. Pandangan mengikuti jalannya cakram.
Peraturan Lempar Cakram
Pada permainan olahraga lempar cakram, terdapat sejumlah peraturan yang sebaiknya juga diperhatikan oleh para atlet agar dapat terhindar dari diskualifikasi. Lalu, menjadi penyebab tidak bisanya melanjutkan kompetisi. Beberapa peraturan di dalam permainan itu di antaranya adalah sebagai berikut:
Olahraga lempar cakram diawali dari sikap berdiri dan siap di dalam lingkaran. Peserta tidak diperbolehkan menginjak garis lingkaran. Terlebih lagi, meninggalkan lingkaran sebelum posisi berdiri tersebut dianggap sah lewat setengah lingkaran bagian dalam oleh juri.
Peserta yang ada di awal putaran jatuh ke belakang.
Tubuh peserta yang terlalu membungkuk ke arah depan.
Tubuh hanya melakukan perputaran di tempat.
Peserta melakukan lompatan yang terlalu tinggi di udara.
Berat badan peserta yang bertumpu di bagian kaki depan dan membiarkannya jatuh.
Ketegangan kaki peserta sehingga membuat penempatan menjadi tidak sempurna atau mengalami kesalahan.
Peserta melakukan lemparan sebelum waktunya atau terlalu dini mendahului aba-aba.
Pengukuran hasil lemparan dilakukan dengan lemparan yang ditarik dengan sumber dari bekas tempat jatuhnya cakram persis di mana paling dekat dengan tepi pada balok.
Ketika terdapat 8 orang peserta atau lebih, peserta akan diberikan hak melempar sebanyak 3 kali dan juri yang akan menentukan 8 pelempar terbaik menuju final. Kesempatan melempar menjadi 6 kali dan langsung masuk final apabila peserta lomba di bawah jumlah 8 orang.
Demikian penjelasan mengenai cara melakukan lempar cakram yang perlu kamu ketahui.
(ANH)
