Cara Mendarat yang Benar pada Lompat Jauh

Konten dari Pengguna
13 Januari 2022 19:14
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Atletik Lompat Jauh. (Foto: Athletic Weekly)
zoom-in-whitePerbesar
Atletik Lompat Jauh. (Foto: Athletic Weekly)
ADVERTISEMENT
Cara mendarat yang benar pada lompat jauh adalah dengan meletakkan kaki ke bagian depan dan menekuk kedua kaki. Hal ini penting dilakukan agar menghindari cedera sekaligus mendapatkan posisi yang jauh dalam olahraga ini. ketika mendarat, pelari yang melompat berada dalam kecepatan cukup tinggi.
ADVERTISEMENT
Maka dari itu, teknik dasar mendarat pada lompat jauh harus dikuasai secara matang dan penuh kewaspadaan. Pada pendaratan ketika mengikuti olahraga lompat jauh, menjadi salah satu gerakan paling rawan terkena cedera.
Untuk menguasai cabang atletik ini, para pemain harus memiliki kekuatan, ketangkasan dan kecepatan. Selain itu, kebugaran jasmani juga wajib menjadi perhatian untuk mendorong kekuatan para pelompat agar memiliki kelenturan tubuh yang bisa membantu peningkatan dalam menguasai teknik-teknik dasar dengan maksimal.
Pendaratan merupakan gerakan dasar terakhir yang harus dikuasai oleh para pelompat, tetapi untuk memiliki kemampuan gerakan tersebut dilarang melakukan secara terburu-buru dan sembarangan.
Dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam mencari posisi terbaik setelah melayang di udara berdasarkan lompatan yang diambil untuk menjaga kesehatan dari bahaya cedera. Lalu, cara mendarat yang benar pada nomor lompat jauh adalah.
ADVERTISEMENT

Cara Mendarat yang Benar pada Lompat Jauh adalah

Cara Mendarat yang Baik. (Foto: flickr.com/CaptureF)
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mendarat yang Baik. (Foto: flickr.com/CaptureF)
Setelah mengetahui cara mendarat yang benar pada saat lompat jauh adalah meletakkan kaki ke bagian depan, kamu juga harus mengetahui teknik dasarnya:

1. Teknik Awalan (Approach Run)

Teknik awalan juga sering dikenal dengan istilah ancang-ancang,yang berarti gerakan awal sebagai permulaan untuk mendapatkan kecepatan tinggi saat berlari sebelum melakukan tolakan.
Pelompat mengawali teknik ini dengan berjalan cepat yang kemudian dilanjutkan dengan menambah kecepatan hingga berlari secepat mungkin sebelum melakukan tolakan. Dengan catatan, kecepatan yang didapat harus dikendalikan oleh diri sendiri agar mengetahui bagaimana dan di mana posisi yang tepat untuk melakukan tolakan.
Para pelompat diberi ruang secara variasi untuk berlari, biasanya ruang tersebut memiliki panjang sekitar 30 hingga 45 meter. Atau untuk para pemula 10 langkah dan atlet profesional di ajang resmi 20 langkah.
ADVERTISEMENT

2. Tolakan (Take-Off)

Tolakan adalah gerakan perubahan dari posisi berlari (horizontal) ke posisi melompat atau melayang (vertikal) dengan menyentuh papan atau kotak tolakan.
Papan atau kotak balok yang tersedia untuk melakukan tolakan harus didesain dengan menggunakan bahan tertentu agar kecepatan yang dihasilkan tidak berkurang secara signifikan.
Teknik ini memiliki 3 tahap sebelum melakukan lompatan atau melayang, yang terdiri dari tolakan pada waktu berjingkat, tolakan pada waktu melangkah dan tolakan pada waktu melompat. Berikut ini adalah hal yang perlu diperhatikan saat tolakan, yaitu:
  • Gunakan kaki terkuat ketika akan melompat
  • Badan sedikit merendah ke belakang
  • Posisi kaki ketika menyentuh kotak tumpuan harus lurus dan kaki yang satunya ditekuk dan diayunkan ke arah depan
  • Titik berat badan pada kaki tumpuan
  • Siapkan posisi tangan untuk mengayun belakang
  • Pandangan lurus ke depan sambil mengangkat dagu.
ADVERTISEMENT

3. Melayang (Flight)

Landing di Lompat Jauh. (Foto: pinterest.com/business-standard)
zoom-in-whitePerbesar
Landing di Lompat Jauh. (Foto: pinterest.com/business-standard)
Teknik ini merupakan gerakan vertikal di mana sikap tubuh setelah melakukan tolakan. Setelah melompat dari posisi tolakan, tubuh akan melayang di udara dan akan mendarat pada jarak tertentu sesuai kecepatan yang didapat.
Para pelompat biasanya memiliki cara tambahan sendiri untuk mendapatkan posisi terjauh ketika melompat, seperti mengikuti tubuh saat melayang, mengayunkan tangan ke arah belakang dan berjalan diudara.
Akan tetapi, untuk gerakan tambahan seperti berjalan di udara harus memiliki latihan yang cukup agar mengetahui ritme dan irama kedua kaki saat mendarat. Karena gerakan ini sangat beresiko, pelompat harus berkonsentrasi tinggi untuk menempatkan kedua kaki secara bersamaan ketika mendarat. Jika tidak, maka akan meningkatkan peluang cedera.

4. Mendarat (Landing)

Sikap mendarat ini adalah langkah terakhir dari lompat jauh. Teknik dasar ini merupakan hal yang paling penting, karena memiliki dua tujuan seperti mendapatkan posisi terjauh dan menghindari cedera.
ADVERTISEMENT
Kedua hal tersebut sangat sakral, karena pelompat harus menjaga kondisi tubuh untuk melakukan lompat jauh yang terdiri dari beberapa sesi untuk mendapatkan poin tertinggi. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan ketika mendarat, yaitu:
  1. Pastikan kedua kaki pada posisi yang lurus
  2. Angkat paha ke atas dan dorong tubuh ke depan agar menciptakan posisi membungkuk
  3. Letakan kedua tangan ke depan
  4. Posisi lutut harus ditekuk
  5. Pastikan mendarat dengan tumit
  6. Posisi badan tetap ke arah depan agar bisa mengeper dengan posisi siap untuk berjongkok
  7. Tundukkan kepala dan pastikan posisi tangan siap untuk menopang badan ketika mendarat.
Cara mendarat yang benar pada lompat jauh adalah hal yang wajib diketahui oleh para pelompat agar memiliki peluang untuk mengikuti lompatan selanjutnya dan mengurangi risiko cedera. Selamat mencoba!
ADVERTISEMENT
(FS)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·