Charles Oliveira Tak Yakin Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson Bakal Terlaksana

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lima kali bukan keberuntungan baik untuk Khabib Nurmagomedov dan Tony Ferguson. Petarung kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Charles Oliveira, percaya ini sudah berakhir.
"Sang Elang" dan "El Cucuy" sebelumnya akan bertemu di UFC 249 pada 18 April setelah rencana untuk mempertemukan kedua petarung ini gagal empat kali di tahun 2015 hingga 2018. Naas, Khabib terjebak di Rusia setelah Vladimir Putin memberlakukan larangan perjalanan di tengah pandemi COVID-19.
Bagi "do Bronx", julukan Oliviera, ini merupakan tanda di mana pertarungan dua orang ini tak akan terjadi di oktagon pada waktu dekat.
"Saya pikir, Khabib versus Tony Ferguson takkan terjadi. Sering kali ada masalah, seperti salah satu di antara mereka cedera. Kali ini, pandemi," ujar Oliviera pada MMA Fighting.
Khabib belum terkalahkan di UFC dengan rekor 28-0, dan ia akan tetap jadi pemegang sabuk kelas ringan UFC. Ferguson, yang sempat jadi juara interim, akan mencoba meningkatkan rentetan kemenangannya ketika melawan Justin Gaethje pada 9 Mei nanti.
Gaethje sebelumnya telah mengalahkan banyak petarung di kelas ringan, termasuk Cowboy Cerrone. Oleh karena itu, Oliveira percaya bahwa ia layak untuk memegang sabuk interim kelas ringan.
Meski begiut, pertarungan ini akan jadi pertarungan yang sulit bagi Gaethje mengingat Tony Ferguson sangat mengerikan.
"Tony Ferguson sudah menghajar semuanya, dan ia sangat unik. Saya pikir akan jadi pertarungan sulit bagi Gaethje karena Ferguson sedianya akan bertarung lawan juara dunia," ujar Oliveira.
Gaethje sebelumnya adalah pegulat yang sempat memegang titel WSOF sebelum bergabung dengan UFC. Ia sebelumnya baru saja meng-KO James Vick, Edson Barboza, dan Cerrone di 13 bulan terakhir.
"Setelah ada jeda waktu , dia harusnya akan lebih siap. Kami tahu pukulannya benar-benar keras, dan tentu semuanya bisa terjadi. Namun, saya pikir Ferguson akan menang," tambah Oliveira mengenai Gaethje.
Untuk Oliviera sendiri, masa depannya masih dipertanyakan. Hal ini mengingat bahwa petarung asal Brasil tersbeut belum menandatangani kontrak barunya dengan UFC sebelum kembali ke oktagon.
Petarung 31 tahun ini sebelumnya punya rencana untuk kembali melawan Cowboy di waktu dekat setelah mengalahkan Kevin Lee. Namun , ia berharap agar ia dapat bertarung melawan Conor McGregor setelah ia kembali ke UFC.
"Bisa saja Dustin Poirier akan melawan Dan Hooker, jadi lawan yang tersisa tinggal McGregor, Cerrone, dan Paul Felder. Karena saya sempat kalah lawan Cerrone, masih banyak kemungkinan. Saya juga bersiap lawan McGregor di waktu dekat, tapi kalau itu tak terjadi, lihat saja," tutup Oliviera.
