Eks Pegolf Ini Rela Habiskan Rp 776 Miliar dalam Semalam Hanya untuk Berjudi

Konten dari Pengguna
8 Desember 2020 20:49
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
John Daly, eks pegolf yang memiliki hobi berjudi. Foto: Mark Ralston/AFP
zoom-in-whitePerbesar
John Daly, eks pegolf yang memiliki hobi berjudi. Foto: Mark Ralston/AFP
ADVERTISEMENT
Nama John Daly pernah begitu disegani di dunia golf. Ia tercatat memenangi 18 turnamen profesional sepanjang kariernya.
ADVERTISEMENT
Namun, siapa sangka, dibalik kemahirannya bermain golf, pria asli Amerika Serikat kelahiran 1966 ini juga gemar bermain judi. Bahkan, Daly pernah menghabiskan uang sebanyak USD 55 juta (Rp 776 miliar) hanya dalam satu kali sesi kasino saja.
Kejadian itu bermula setelah Daly kalah dari pegolf terkenal, Tiger Woods di babak kedua playoff WGC-American Express Championship pada 2005 di San Fransisco. Meski kalah, Daly masih mendapatkan 750 ribu USD (sekitar Rp 10 miliar) sebagai hadiah runner-up.
Kendati demikian, Daly menghabiskan uang tersebut dengan sangat cepat. Diwartakan Sportcasting, dari San Fransisco, Daly lebih memilih pergi ke Las Vegas dan menetap di mesin judi dengan harga 5 ribu USD (sekitar Rp 70 juta) sekali main.
ADVERTISEMENT
Dalam waktu setengah jam, dia telah kehilangan USD 600 ribu (sekitar Rp 8,4 miliar). Tak puas, Daly pun kembali bertaruh dengan jumlah uang yang sama. Pada saat dia meninggalkan kasino, pegolf itu keluar dengan kerugian sebesar USD 1,65 juta (sekitar Rp 23 miliar).
Jika ditotal, kerugian John Daly dari berjudi mencapai angka 55 juta USD (sekitar Rp 776 miliar). Kerugian itu diperoleh selama periode 1991-2007. Awalnya, pegolf yang terkenal dengan julukan Long John itu mengira kerugiannya hanya setengah dari angka tersebut.
John Daly. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
John Daly. Foto: Getty Images
“Saya memeriksa semua catatan pajak saya untuk mencari tahu, karena saya benar-benar tidak tahu. Saya terkejut. Saya pikir itu mungkin hanya 20-25 juta USD, tetapi saya tidak tahu itu sampai 55-57 juta USD. Ini gila,” ucap John Daly dilansir dari Forbes.
ADVERTISEMENT
Kemunculan Daly pada kancah golf profesional terjadi pada 1991. Saat itu, Daly berusia 25 tahun dan tidak dikenal oleh banyak orang. Mengejutkan, John Daly saat itu berhasil meraih kemenangan di Kejuaraan PGA 1991.
Ada hal unik dibalik kemenangan tersebut. Seharusnya, Daly tidak hadir dan tercatat di turnamen tersebut. Dia adalah pemain pengganti kesembilan di turnamen tersebut, menggantikan Nick Price yang gagal tampil karena istrinya akan melahirkan.
Selain menjuarai PGA 1991, Long John juga berhasil mendapat predikat juara di British Open pada 1995.
John Daly sempat menuturkan kisah hidupnya yang dekat dengan perjudian dalam buku autobiografinya. Buku yang berjudul "John Daly: My Life In and Out of the Rough" dirilis pada 2006 lalu.
ADVERTISEMENT
“Dan inilah cara pikiran sakit saya menganalisis situasi,” tulis Daly dalam otobiografinya.
“Pembayaran sponsor saya akan dilakukan pada bulan Januari, jadi saya akan dapat melunasi semuanya dan kembali bahkan pada awal tahun baru. Semuanya baik. Semuanya baik-baik saja. Tidak masalah. Sial, ya, ada masalah," tambah John Daly.
John Daly memiliki julukan Long John. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
John Daly memiliki julukan Long John. Foto: Getty Images
Dalam bukunya, John Daly mengaku telah berhenti dari pengaruh obat-obatan dan alkohol. Namun, Daly tetap saja menjalankan hobinya berjudi.
Terkini, menurut data dari CelebrityNetWorth, kekayaan Daly hanya berkisar USD 2 juta (sekitar Rp 28 miliar).
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020