Formasi dalam Permainan Sepak Bola, Apa Saja?

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Formasi dalam permainan sepak bola merupakan metode penempatan pemain, ruang gerak dan pembagian tugas-tugas dalam permainan sepak bola. Formasi merupakan taktik yang diusung dalam sebuah tim sepak bola untuk menyerang maupun bertahan, tergantung filosofi yang akan digunakan.
Penempatan pemain dalam permainan ini merupakan posisi yang harus ditempati karena akan menjadi pilar yang berhubungan dengan posisi yang lain. Penempatan posisi menjadi pakem, karena akan memiliki tugas yang berbeda-beda di setiap posisinya. Untuk menguatkan posisi dibutuhkan konsistensi dan ketahanan ketika bermain.
Ruang gerak dalam olahraga ini juga menjadi salah satu batasan bagi para pemain di antar lini yang ditempati. Ada sedikit pengecualian, yang biasanya dilakukan jika pemain bisa menempati posisi yang lain, seperti dalam keadaan set piece free kick atau corner kick.
Dibutuhkan skill individu, stamina, fokus dan IQ yang tinggi untuk membaca permainan dan konsisten dalam menjaga lini permainan. Tiga hal tersebut sangat penting dalam agar menciptakan harmoni dan irama permainan sesuai dengan strategi yang digunakan oleh pelatih. Sebab, sepak bola tidak hanya mengandalkan kedua kaki, tapi juga membutuhkan kemampuan otak.
Kali ini, Info Sport akan sebutkan formasi dalam permainan sepak bola yang paling populer.
Formasi dalam Permainan Sepak Bola adalah
Biasanya, seorang pelatih memiliki formasi andalan dan beberapa cadangan untuk beradaptasi dalam permainan jika sistem yang diadopsi tidak berjalan mulus.
Supaya lebih paham, berikut adalah formasi yang sering digunakan dalam permainan sepak bola:
1. Formasi 4-4-2
Formasi ini merupakan formasi yang klasik dan sudah ada sejak zaman dahulu, ketika permainan sepak bola sudah mulai modern. Permainan yang dilakukan dalam formasi ini sangat fleksibel, karena bisa melakukan serangan dengan baik dari segala posisi dan transisi yang cukup cepat untuk kembali ketika kehilangan bola dalam permainan.
Menempatkan 2 Central Back (defender), 2 Full Back (wing back kiri dan kanan), 2 Central Midfielder (Double Pivot atau semacamnya), 1 Left and Right Midfielder (Gelandang Sayap Kiri dan Kanan) dan 2 Striker (bisa menggunakan metode 2 Centre Forward atau 1 CF dan 1 Second Striker). Formasi ini membuat kenyamanan di setiap lini permainan.
Tim yang mengadopsi formasi 4-4-2 dalam permainan sepak bola ini akan membuat mobilitas opsi pola penyerangan yang cukup banyak, karena bisa dilakukan dengan mengandalkan kreativitas pemain di lini tengah, cut inside melalui sayap kiri dan kanan atau crossing yang mengarah ke striker.
2. Formasi 4-3-3
Formasi 4-3-3 ini memiliki kekuatan keseimbangan dalam penempatan pemain. Karena sangat strategis dan memiliki ruang yang cukup rapat ketika menyerang maupun bertahan. Jumlah pemain dalam permainan formasi ini akan merata di segala lini dan memiliki penguasaan bola di lini tengah.
Penempatan posisi pada formasi ini terdiri dari 2 Central Back (defender), 2 Full Back (wing back kiri dan kanan), 1 Defend Midfielder (Gelandang Jangkar atau 1 pivot), 2 Central Midfielder (Gelandang Tengah), 1 Left and Right Winger (Penyerang Sayap Kiri dan Kanan) dan 1 Striker (Centre Forward).
Lini tengah pada formasi ini bisa juga dimodifikasi dengan menggunakan 2 Central Midfielder (2 Gelandang Tengah atau Double Pivot) dan 1 Attacking Midfielder (1 Gelandang Serang). Formasi ini akan mengandalkan permainan dengan penguasaan bola secara menyeluruh.
3. Formasi 3-5-2
Formasi ini merupakan formasi yang mengandalkan kekuatan lini tengah untuk bertahan dan membuat pola serangan balik yang cukup mengerikan lawan. Pasalnya, posisi ini sangat fleksibel dalam bertahan yang kemudian ketika mendapatkan bola akan menyerang dengan cepat.
Permainan yang diadopsi cukup pragmatis, karena akan lebih banyak bertahan dan melakukan build up yang cukup lambat jika dilakukan dari Centre Back. Pola ini biasanya dilakukan dengan menempatkan 3 Centre Back (defender), 1 Right Wing Back and Left Wing Back (Full Back Kiri dan Kanan), 1 Defend Midfielder (Gelandang Jangkar atau Stopper), 2 Central Midfielder (Gelandang Tengah) dan 2 Striker (Penyerang).
Formasi ini juga sangat fleksibel karena bisa sangat bertahan dan sangat menyerang. Karena permainan ini mengunggulkan jumlah pemain dalam bertahan maupun menyerang. Ketika bertahan bisa dilakukan dengan menggunakan 5-3-2.
Setelah bola berhasil didapatkan pola Counter Attack bisa menjadi 3-3-4 karena posisi Fullback yang membantu serangan dari sisi sayap lapangan permainan atau 3-4-3 yang memanfaatkan Gelandang Serang untuk maju ke posisi Second Striker.
Formasi dalam permainan sepak bola saat ini memiliki turunan-turunan yang panjang hingga saat ini dari 3 formasi di atas. Setiap metode permainan pasti memiliki back up plan hingga 2 atau lebih formasi untuk beradaptasi dengan formasi yang dibuat oleh tim lawan. Formasi ini bisa menjadi rekomendasi untuk diterapkan sesuai keinginan jika menjadi seorang pelatih.
(FS)
