Bola & Sports
·
2 April 2020 16:23

Iannone: Saya Tak Bersalah, tapi Dihukum 18 Bulan

Konten ini diproduksi oleh Info Sport
Iannone: Saya Tak Bersalah, tapi Dihukum 18 Bulan (228937)
Andrea Iannone saat membela Aprilia Racing di MotoGP 2019. Foto: JUAN MABROMATA / AFP
Karier Andrea Iannone di MotoGP mendapat hambatan. Pebalap asal Italia ini mendapat hukuman larangan berlomba selama 18 bulan.
ADVERTISEMENT
Ia dites positif mengonsumsi drostanolone, sejenis steroid pada tes doping yang dilakukan di Sepang pada November 2019. Larangan balapnya dimulai pada 17 Desember dan berjalan hingga 16 Juni 2021.
Itu akan membuat pebalap Aprilia ini tidak bisa turun di musim 2020 serta kemungkinan delapan seri di musim 2021.
Selain itu, hasilnya di Sepang dan Valencia juga dihapus. Meskipun begitu, hasil itu tidak berpengaruh pada posisi akhirnya di musim 2019 karena ia tidak finis di kedua balapan tersebut.
Iannone rencananya akan mengadakan banding di CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga), terlebih setelah Aprilia mengklaim Iannone tidak sengaja mengonsumsi steroid , dan hal itu tetap diterima oleh FIM.
Pebalap kelahiran Vasto tersebut bahkan mengunggah foto di Instagram yang berisi cerita dari sudut pandangnya. Ia jelas merasa tidak mendapat perlakuan yang adil karena sebelumnya ia dinyatakan "tidak bersalah" oleh FIM.
ADVERTISEMENT
"Divonis jujur tentu tidak membuat saya senang. Baru kali ini seorang atlet dinyatakan tidak bersalah sekaligus divonis 18 bulan tidak boleh turun balapan karena makanan tercemar," ujar Iannone di Instagram miliknya.
Ia juga memuji rekannya di Aprilia yang masih mau bersama dirinya ketika situasi pelik seperti ini.
Jika larangan ini tetap dilangsungkan, karier Iannone di MotoGP secara efektif tamat, mengingat kontraknya di Aprilia kadaluarsa pada akhir musim 2020. Posisinya di tim Aprilia untuk saat ini digantikan oleh Stefan Bradl.
Usianya yang menginjak 32 tahun tanpa satupun gelar juara jelas akan menyulitkan Iannone mencari tim baru di musim 2021.