Konten dari Pengguna

Induk Federasi Senam Lantai Dunia Disebut dengan?

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Senam Lantai. (Foto: Pexels/Cottonbro)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Senam Lantai. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Induk Federasi Senam Lantai Dunia disebut FIG yang merupakan singkatan dari Fédération Internationale de Gymnastique, sebuah organisasi yang didirikan pada 23 Juli 1881 di Liège, Belgia yang kini berpindah tempat ke Kota Laussane, Swiss dan telah menghimpun 148 anggota negara.

Saat ini, FIG telah mengatur delapan olahraga atletik, yaitu: Senam untuk Semua, Senam untuk Pria dan Wanita, Senam Ritmik, Trampolin termasuk: Mini Trampolin Ganda dan Tumbling, Aerobik, Akrobatik, serta Parkour.

Federasi internasional ini merupakan organisasi olahraga tertua di dunia dan telah berpartisipasi pada gelaran Olimpiade sejak kemunculannya pada tahun 1896. Di Indonesia, senam lantai termasuk ke dalam organisasi PERSANI yaitu, Persatuan Senam Indonesia.

Senam lantai merupakan bagian dari senam artistik, senam lantai sudah dipertandingkan sejak lama di berbagai kejuaraan senam dunia meliputi melompat, mengguling, meloncat, dan berputar di udara serta menumpu dengan tangan dan kaki. Setelah mengetahui Induk Federasi Senam Lantai di Dunia disebut dengan apa, berikut penjelasannya.

Induk Federasi Senam Lantai Dunia Disebut FIG

Setelah mengetahui sejarah Induk federasi senam lantai di dunia dan Indonesia, sebaiknya mengetahui manfaat dari senam lantai. Sebelum masuk ke dalam manfaat senam lantai, berikut ini adalah memahami jenis-jenis bentuk gerakan dari senam lantai:

1. Mengguling (Roll)

Ilustrasi Latihan Senam Lantai. (Foto: Unsplash/BruceMars)

Mengguling adalah gerakan gulingan tubuh yang diawali dari tengkuk atau kaki. Mengguling atau roll terbagi menjadi 2 yaitu, roll depan (Forward Roll) dan roll belakang (Backward Roll).

Roll Depan (Forward Roll), dilakukan dengan tata cara langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.

  2. Angkat kedua tangan ke depan dengan membungkukkan badan lalu letakkan kedua tangan di atas matras.

  3. Tekuk kedua siku ke samping, kemudian masukan kepala di antara dua tangan.

  4. Sentuhkan bahu ke matras, kemudian gulingkan badan ke depan,

  5. Lipat kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.

  6. Lakukan sikap akhir roll depan dengan jongkok kemudian berdiri.

Roll Belakang (Backward Roll), dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Lakukan awalan sikap dengan berdiri tegak dengan tangan di samping badan, kemudian jongkok badan.

  2. Kemudian gulingkan badan dengan menekuk kedua tangan di dekat telinga, sekaligus menarik dagu dan lutut ke dada.

  3. Sentuhkan bahu dan telapak tangan ke matras dan gerakkan kaki ke belakang kepala.

  4. Jatuhkan ujung kaki ke belakang kepala, dengan bantuan dorongan lengan.

  5. Akhiri roll belakang dengan jongkok dan lengan lurus ke depan.

2. Lenting Tangan (Hand Spring)

Berikut adalah langkah-langkah gerakan yang dilakukan, antara lain:

  • Sikap Awal

  1. Tegakkan badan dengan kedua kaki rapat dan tangan lurus ke atas,

  2. Kemudian, bungkukkan badan dan letakkan kedua telapak tangan di lantai satu langkah dari kaki dengan posisi kedua lengan tetap lurus,

  3. Jaga kaki agar tetap lurus seperti lengan.

  • Sikap Pelaksanaan

  1. Sebelum posisi kaki, pantat, badan dan lengan tegak lurus, siapkan tenaga untuk lecutan pada kedua kaki,

  2. Ketika sudah dalam posisi handstand, lecutkan kedua kaki dengan bantuan dorongan kedua tangan agar badan melenting ke arah depan.

  • Sikap Akhir

  1. Ketika badan selesai melayang hasil dari lecutan badan, segerakan kedua kaki untuk mendarat,

  2. Pastikan badan tetap melenting dengan kedua lengan tetap terangkat lurus,

  3. Akhiri gerakan dengan berdiri tegak.

3. Lenting Tengkuk (Neck Spring)

  • Sikap Awal

  1. Lakukan sikap awal dengan berdiri tegak dengan rapatkan kedua kaki dan lengan lurus diangkat ke atas,

  2. Kemudian, bungkukkan badan dan letakkan kedua telapak tangan di lantai satu langkah dari kaki dengan posisi kedua lengan tetap lurus,

  3. Jaga kaki agar tetap lurus seperti lengan.

  • Sikap Pelaksanaan

  1. Ketika posisi untuk mengguling sudah tercapai, segeralah mengguling,

  2. Saat badan berada di atas kepala lecutkan kedua kaki lurus ke depan sekaligus bantuan dorongan kedua tangan dengan menekan lantai,

  3. Lecutan ini menyebabkan badan melenting.

  • Sikap Akhir

  1. Ketika badan selesai melayang hasil dari lecutan badan, segerakan kedua kaki untuk mendarat,

  2. Pastikan badan tetap melenting dengan kedua lengan tetap terangkat lurus dan akhiri gerakan dengan berdiri tegak.

4. Lenting Kepala (Head Spring)

Kelenturan Tubuh Manfaat dari Senam Lantai. (Foto: Pixabay/JanMarcusTrapp)

Langkah-langkah lenting kepala hampir mirip dengan lenting tengkuk, yang membedakan hanya pada peletakkan kepala dan tengkuk saja. Pada lenting kepala, yang diletakkan adalah dahi bukan tengkuk atau kuduk. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Lakukan loncatan ke depan dari posisi jongkok seperti lompat harimau (tiger-spring),

  2. Sentuhkan kedua telapak tangan ke lantai dan segera letakkan dahi di antara kedua tangan sampai posisi lutut di atas hidung,

  3. Lalu, lemparkan kaki ke belakang sehingga mengangkat pinggul ditambah dorongan lengan dari lantai.

  4. Akhiri dengan sikap berdiri tegak.

Manfaat Senam Lantai

Berikut ini adalah manfaat yang didapatkan ketika melakukan senam lantai, yaitu:

  • Melenturkan tubuh

  • Mencegah risiko penyakit

  • Menguatkan tulang

  • Meningkatkan kekuatan otot

  • Mencukupi kebutuhan olahraga

Induk federasi senam lantai dunia disebut FIG yang menaungi delapan olahraga senam. Itulah jenis-jenis gerakan dan manfaat yang dihasilkan dari atletik senam lantai.

(FS)