Konten dari Pengguna

Kolam yang Baik untuk Latihan Dasar Renang, Simak Penjelasannya di Sini

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kolam yang baik untuk latihan dasar renang. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kolam yang baik untuk latihan dasar renang. Foto: Unsplash

Kolam yang baik untuk latihan dasar renang adalah kolam yang memang dikhususkan untuk olahraga renang. Walaupun sama-sama terdapat air di dalamnya, namun tiap-tiap kolam tentunya memiliki karakteristik yang berbeda sesuai dengan peruntukannya.

Renang merupakan aktivitas olahraga yang mempunyai dampak positif untuk kesehatan tubuh. Adapun manfaat renang di antaranya dapat melonggarkan pernafasan dan menguatkan otot dada sehingga bagi orang yang memiliki penyakit asma, frekuensinya bisa berkurang.

Meski begitu, tanpa adanya pendampingan, renang juga bisa menjadi olahraga yang berbahaya, terlebih bagi pemula. Beberapa kondisi yang terjadi di kolam renang seperti kram atau pingsan karena kehabisan napas dapat berakibat fatal.

Maka dari itu, bagi pemula, kolam yang baik untuk latihan dasar renang adalah kolam yang telah memiliki standar keselamatan seperti adanya penjaga dan pelampung. Hal ini untuk meminimalisasi dampak dari kejadian yang tidak diinginkan selama berada di kolam renang.

Kolam yang Baik untuk Latihan Dasar Renang adalah

Ilustrasi kolam yang baik untuk latihan dasar renang. Foto: Unsplash

Ukuran kolam renang biasanya berbeda-beda. Namun dalam sebuah pertandingan renang, kolam yang digunakan biasanya memiliki ukuran panjang 80 meter dan lebar 20 meter. Ukuran ini mengacu kepada aturan renang yang berlaku secara internasional pada tiap-tiap pertandingan renang di seluruh dunia.

Bagi pemula, tidak ada standar khusus terkait ukuran kolam yang harus digunakan. Namun sebaiknya, pilihlah kolam yang dikhususkan untuk olahraga renang dan tidak terlalu dalam. Sebabnya, pemula biasanya belum menguasai banyak teknik renang sehingga segala hal yang berpotensi menyebabkan kecelakaan perlu diminimalisasi.

Selain itu, kondisi sekitar kolam yang licin serta kedalaman kolam yang bisa membuat seseorang kehabisan napas kiranya perlu menjadi pertimbangan. Beberapa jenis kecelakaan yang kerap terjadi di kolam renang biasanya adalah:

  1. Kram otot. Baik itu kram otot kaki, otot lengan, dan otot perut

  2. Keseleo di bagian persendian

  3. Luka akibat benturan

  4. Pingsan akibat kelelahan

  5. Minum terlalu banyak air kolam karena belum bisa berenang

Ilustrasi kolam yang baik untuk latihan dasar renang. Foto: Unsplash

Atas pertimbangan hal tersebut, perlu kiranya untuk memperhatikan petunjuk keselamatan ketika ingin mulai belajar renang. Adapun hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari kecelakaan selama di kolam renang adalah:

  1. Lakukan pemanasan yang cukup. Hal ini diperlukan agar otot tidak kaget ketika dipaksa untuk bergerak di dalam air serta meminimalisasi terjadinya kram.

  2. Mematuhi peraturan dan tata tertib di kolam renang

  3. Makan minimal 2 jam sebelum dimulainya latihan. Hal ini dimaksudkan agar perenang memiliki banyak tenaga dan meminimalisasi terjadinya kram perut.

  4. Menggunakan peralatan renang seperti pelampung, kacamata renang, atau pelampung kaku.

  5. Hindari latihan yang berlebihan atau yang terlalu membuat lelah

  6. Ajak teman atau pendamping lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka pendamping dapat segera melakukan pertolongan.

Maka dari itu, disiplin akan peraturan keselamatan selama di kolam renang sudah sepatutnya perlu diperhatikan. Demikian informasi mengenai kolam yang baik untuk latihan dasar renang adalah.

(MYP)