Lari Cepat, Ini Manfaatnya Bagi Tubuh
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lari cepat jarak pendek merupakan salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam cabang olahraga atletik. Lari jarak pendek kerap disebut dengan sprint.
Sprint bisa diartikan sebagai lari yang menggunakan kekuatan dan kecepatan penuh sepanjang lintasan lari. Lintasan lari biasanya dibatasi dengan jarak tertentu berdasarkan kategorinya.
Lari cepat jarak pendek kerap dikompetisikan di tingkat nasional hingga internasional. Dalam kompetisi tersebut, terdapat beberapa kategori jarak pendek yang biasa dilombakan, yakni 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.
Sebenarnya, lari cepat jarak pendek tidak hanya dilakukan oleh atlet saja, namun orang awam pun bisa melakukan aktivitas olahraga tersebut.
Tujuannya pun sangat berbeda, karena seorang atlet harus mencapai kemenangan. Lalu, tujuan kita melakukan olahraga ini adalah menjaga kebugaran tubuh.
Selain itu, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari teknik lari cepat jarak pendek. Berikut ini adalah penjelasannya yang dikutip dari Healthline.
Manfaat Lari Cepat Jarak Pendek Bagi Kesehatan Tubuh
1. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Lari cepat menggunakan langkah kaki memiliki manfaat bagi kesehatan jantung jika dilakukan secara rutin.
Dengan melakukan aktivitas ini, denyut jantung akan bergerak lebih cepat. Kemudian, membuat gerak jantung terpacu dengan lebih baik dan aktif.
Pada kegiatan lari, kamu juga bisa menghirup lebih banyak oksigen dibanding melakukan kegiatan biasa. Maka, tak jarang banyak orang yang merasakan tubuhnya lebih bugar setelah lari cepat jarak pendek.
Hal tersebut karena proses jantung untuk memompa darah jauh lebih baik, sehingga kerja jantung juga lebih baik.
Selain itu, imbangi olahraga lari cepat jarak pendek dengan keseimbangan pola hidup sehat dan konsumsi makanan yang bergizi.
2. Meningkatkan Ketahanan Tubuh
Lari cepat disebut juga masuk dalam kategori anaerobik. Aktivitas anaerobik akan membuat tubuh jadi lebih bertenaga, karena menyerap lebih banyak energi dan menggunakan sumber energi yang tersimpan di otot.
Jika kamu melakukan sprint dengan rutin, tubuhmu bisa lebih lama untuk melakukan pekerjaan yang lebih keras.
3. Membentuk Otot
Pada praktiknya, lari sama saja dengan olahraga lainnya. Hanya, lari cepat jarak pendek mengharuskan seorang sprinter untuk mengeluarkan kekuatannya secara maksimal.
Akibatnya, tubuh akan lebih bertenaga karena menyerap energi yang banyak dan menggunakan sumber energi yang tersimpan di otot.
Selain itu, puluhan otot kecil juga secara perlahan terbentuk jika kita rutin berolahraga lari cepat jarak pendek.
4. Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh secara signifikan. Selain itu, lari cepat dapat mencegah kenaikan berat badan dan diabetes.
Saat melakukan sprint, banyak kalori tubuh yang terbakar dengan waktu singkat. Bersamaan dengan itu, metabolisme tubuh juga memungkinkan untuk membakar kalori lebih banyak.
5. Menurunkan Berat Badan
Manfaat terakhir yang bisa didapatkan dengan melakukan lari cepat jarak pendek adalah menurunnya berat badan.
Sebenarnya, beberapa jenis lari lain juga sangat baik dalam membakar kalori. Namun, dalam lari cepat jarak pendek kalori akan terbakar lebih cepat dan singkat.
Sehingga, usaha untuk menurunkan tubuh akan lebih optimal. Dalam sprint, tubuh kita akan terpacu dengan intensitas tinggi. Maka, lemak dalam tubuh yang terbakar akan lebih cepat dan lebih banyak.
Itulah beberapa manfaat lari cepat yang bisa kamu peroleh. Kamu perlu memperhatikan kondisi tubuh sebelum melakukan aktivitas ini, kemudian pastikan tubuh dalam kondisi yang fit.
(ANH)

