Materi Bulu Tangkis: Peralatan, Jumlah Pemain, hingga Sistem Skor

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi bulu tangkis berikut ini dibahas secara lengkap mulai dari peraturan hingga sistem perhitungan skornya. Bulu tangkis merupakan olahraga atau permainan yang dimainkan secara tunggal maupun ganda. Bulu tangkis cukup mudah dimainkan, caranya para pemain hanya memukul shuttlecock ke arah lawan.
Secara harfiah, bulu tangkis berasal dari dua kata, yaitu bulu dan tangkis. Kata “bulu” diambil dari sebuah wujud shuttlecock yang terbuat dari bulu angsa.
Sedangkan untuk kata “tangkis”, diambil dari kata dasar menangkis, di mana inti gerakan dari permainan cabang olahraga ini digunakan untuk menangkis pergerakan dari shuttlecock (bulu) tersebut.
Supaya lebih memahami permainan ini, berikut ini adalah penjelasan materi tentang bulu tangkis mulai dari peralatan, peraturan hingga perhitungan skornya.
Rangkuman Materi Bulu Tangkis
Berikut ini adalah materi ringkasan bulu tangkis yang mesti ditaati oleh seluruh pemain dalam pertandingan. Peraturan ini harus sesuai dengan IBF.
1. Peralatan Permainan Bulu Tangkis
Raket memiliki panjang maksimal 68 cm dan lebar 22 cm. Panjang kepala raket atau area senar adalah 28 cm dengan lebar 22 cm. Raket bisa terbuat dari kayu atau aluminium dengan berat tak lebih dari 150 gram.
Shuttlecock terbuat dari enam belas helai bulu yang ditancapkan pada gabus berdiameter 25-28 mm. Berat standar shuttlecock adalah sekitar 4,74-5,5 gram. Untuk tingginya adalah 64-74 mm.
2. Jumlah Pemain Bulu Tangkis
Tunggal: satu lawan satu dan bisa dimainkan oleh putra maupun putri.
Ganda: satu tim terdiri dari dua orang.
Ganda campuran: satu tim terdiri dari dua orang, satu putra, dan satu putri.
3. Penentuan Awal Permainan
Pertandingan diawali dengan undian, yaitu menggunakan metode lempar koin yang dilakukan oleh wasit. Undian ini digunakan untuk menentukan pemain mana yang harus melakukan servis terlebih dahulu.
4. Perhitungan Skor
Penentuan kemenangan di olahraga ini menggunakan sistem best of three (pemenang dua babak). Jadi, permainan bulu tangkis bisa berlangsung sebanyak dua hingga tiga babak. Jika ada pemain yang memenangkan dua set berturut-turut, babak ketiga tidak perlu dilakukan.
Pada setiap setnya, pemenang merupakan pemain yang berhasil mengumpulkan poin 21 terlebih dulu. Jika terjadi kedudukan imbang di skor 20-20, pertandingan akan dilanjutkan hingga salah satu tim unggul dengan selisih dua poin.
5. Pelanggaran Bulu Tangkis
Shuttlecock menyangkut di net.
Raket menyentuh net saat memukul shuttlecock.
Saat melakukan pukulan, raket melewati net, dan masuk ke area tim lawan.
Shuttlecock sudah dipukul, namun jatuh di area sendiri (tidak berhasil melewati net).
Saat menerima servis, pemain sudah bergerak dulu sebelum shuttlecock berhasil dipukul.
Saat melakukan/menerima servis, pemain menginjak garis batas lapangan.
Shuttlecock jatuh di luar lapangan atau meluncur lewat bawah net.
Shuttlecock dipukul dua kali, baik oleh satu maupun dua pemain dalam satu tim.
Pemain sengaja mengulur-ulur waktu pertandingan.
Pemain secara sengaja melakukan hal yang mengganggu tim lawan.
Nah, itulah materi bulu tangkis secara lengkap mulai dari cara bermain hingga penghitungan skornya. Peraturan tersebut diatur oleh IBF selaku induk organisasi olahraga dunia.
(ANH)
