Nama-nama Posisi Futsal dan Tugasnya di Lapangan

·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama-nama posisi futsal memang berbeda dengan posisi yang ada di sepak bola. Bahkan, namanya mungkin terasa asing bagi sebagian orang.
Dikutip dari Gramedia, futsal merupakan permainan bola besar yang dimainkan oleh dua tim berisikan lima orang. Tujuan dari olahraga ini serupa dengan sepak bola, yakni memasukkan bola ke gawang satu sama lain, namun hanya dengan waktu 2 x 20 menit.
Selain jumlah pemainnya, hal yang membedakan futsal dengan sepak bola adalah pelaksanaan olahraganya, yakni dilakukan di dalam ruangan (indoor). Ini juga berkaca atas pengertian futsal, yaitu futbol (sepak bola) dan sala (dalam ruangan).
Karena bentuk lapangan futsal lebih kecil dibandingkan sepak bola, jadi pemain berlaga hanya berjumlah lima orang (belum termasuk cadangan). Maka dari itu, permainan futsal dinilai lebih aktif dibandingkan sepak bola.
Bagi yang belum tahu, nama-nama posisi pemain futsal ternyata memiliki istilah yang berbeda dari sepak bola. Ini informasinya bersama dengan tugasnya di lapangan.
Nama-Nama Posisi Futsal
Pada dasarnya, ada empat posisi pemain yang diperlukan dalam olahraga futsal, yakni kiper, anchor, flank, dan pivot. Berikut penjelasan masing-masing posisi tersebut:
1. Kiper
Layaknya permainan sepak bola, kiper futsal juga bertugas sebagai penjaga gawang yang memiliki hak untuk memegang bola pada areanya. Namun, kiper futsal biasanya juga dibutuhkan untuk maju dan membantu peluang mencetak gol, alias lebih fleksibel.
2. Anchor
Anchor adalah pemain yang bertugas untuk bertahan sekaligus mengatur serangan. Apabila dianalogikan, anchor merupakan perpaduan dari bek dan gelandang dalam permainan sepak bola.
Seorang anchor harus memiliki keterampilan baik dalam penguasaan bola karena memiliki dua tanggung jawab tersebut, yakni pemain bertahan dan pemain pertama untuk menciptakan serangan.
3. Flank
Flank atau ala umumnya berjumlah dua orang yang beroperasi di sisi kiri dan kanan lapangan. Tugas dari pemain ini adalah untuk melakukan serangan dan menjadi penghubung antara anchor dan pemain depan.
Maka dari itu, seorang flanker wajib memiliki kemampuan kontrol bola yang baik serta memiliki kecepatan agar bisa menciptakan peluang mencetak gol.
4. Pivot
Pivot adalah pemain penyerang atau pemain depan dalam permainan futsal. Pemain ini memiliki tugas untuk mengubah peluang menjadi gol. Ini merupakan penyerang murni layaknya striker pada permainan sepak bola.
Baca Juga: Aturan Futsal dalam Permainan, Lengkap dengan Penjelasannya
Teknik Dasar Permainan Futsal
Ketika bermain futsal, para pemain harus terlebih dahulu menguasai beberapa teknik dasar dalam permainan futsal yang secara umum tidak jauh berbeda dengan sepak bola konvensional.
Dikutip dari Latihan Taktik BEYB Bermain Futsal Modern oleh Benny Badaru (2017: 11-23), berikut adalah beberapa teknik dasar permainan futsal yang harus dipahami pemain.
1. Teknik Kiper sebagai Penjaga Gawang
Kiper atau penjaga gawang adalah pemain yang bertugas untuk menghadang bola yang akan masuk ke dalam gawang. Selain itu, serangan dan pertahanan dimulai dari penjaga gawang, dengan distribusi bola melalui lemparan atau tendangan ke arah pemain lainnya.
Terdapat dua teknik dasar yang harus dikuasai penjaga gawang, yaitu teknik menangkap bola dan blocking. Adapun teknik menangkap bola dibagi lagi menjadi tiga macam, antara lain:
Teknik menangkap bola bawah, yaitu teknik yang digunakan kiper pada saat bola bergulir cepat mendatar di areanya. Kiper harus bergerak maju ke depan lalu menjulurkan tangan dan memastikan kedua tangan memeluk secara bersamaan untuk mencegah bola lolos.
Teknik menangkap bola atas, yaitu teknik yang digunakan kiper pada saat bola yang datang di atas pinggang. Pada saat lawan melakukan tendangan, kiper bergerak ke depan dengan menjulurkan kedua lengan secara bersamaan lalu memeluk bola.
Teknik menangkap merobohkan tubuh, yaitu teknik yang digunakan kiper pada saat bola yang datang di samping tubuh penjaga gawang dan memungkinkan dia merobohkan keseluruhan tubuh di samping bola dengan posisi tangkapan yang baik dan cepat menangkap bola.
Selain teknik menangkap bola, kiper juga memerlukan keterampilan dalam melakukan blocking atau memblok tendangan lawan. Biasanya, teknik ini digunakan untuk menghalau tendangan keras yang sangat dekat.
Ketika melakukan blocking, kiper akan memblok bola yang datang menyilang atau di area penjaga gawang depan menggunakan tangan, kaki, ataupun bagian lainnya dari badan.
2. Teknik Menendang Bola
Teknik menendang bola adalah tendangan yang umumnya dilakukan menggunakan ujung kaki atau sepatu. Teknik ini biasanya dilakukan pemain ketika sudah berhadapan dengan kiper.
Saat posisi pemain kurang bagus untuk melakukan tembakan, maka menendang bola dengan ujung kaki akan menjadi salah satu alternatif untuk menghasilkan gol. Karena dengan sedikit teknik ini, bola akan melesat cukup kencang dan tetap bergerak lurus.
4. Teknik Passing (Mengumpan Bola)
Passing merupakan teknik mengumpan bola yang dilakukan dengan menggunakan beragam sisi kaki, yaitu memakai kaki bagian dalam, kaki bagian luar, ujung kaki, tumit, atau sisi bawah.
Passing menjadi salah satu teknik dasar permainan futsal yang sangat dibutuhkan setiap pemain. Dengan lapangan yang rata dan berukuran kecil, dibutuhkan passing yang cepat, keras, dan akurat.
Adapun cara melakukan teknik passing yang benar, yaitu:
Tempatkan kaki tumpu di samping bola dan kaki yang akan menendang bola sedikit mundur di belakang bola.
Gunakan kaki bagian dalam untuk melakukan passing.
Kunci atau kuatkan tumit agar saat sentuhan dengan bola lebih kuat.
Kaki dalam dari atas diarahkan ke tengah bola dan ditekan ke bawah agar bola tidak melambung.
Diteruskan dengan gerakan lanjutan, di mana setelah sentuhan dengan bola dalam melakukan passing ayunan kaki jangan dihentikan.
5. Teknik Controlling (Mengontrol Bola)
Controlling atau mengontrol bola adalah teknik dasar untuk mengontrol atau menghentikan bola yang datang ke arah pemain. Teknik ini biasa digunakan bersama dengan teknik passing.
Tujuan melakukan teknik controlling adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk passing. Adapun cara melakukan teknik controlling, yaitu:
Selalu lihat arah datangnya bola.
Jaga keseimbangan pada saat datangnya bola.
Sentuh atau tahan bola dengan menggunakan telapak kaki agar bolanya diam tidak bergerak dan mudah dikuasai.
6. Teknik Dribbling (Menggiring Bola)
Dribbling atau menggiring bola adalah cara membawa bola dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kaki sebagai pengontrol. Adapun cara melakukan teknik dribbling yang benar, yaitu:
Usahakan postur tubuh tegak (antara 90-120 derajat).
Jaga bola dekat kaki yang menggiring antara 0-30 cm saja.
Jaga keseimbangan badan pada saat menggiring bola.
Lihat bola dengan sedikit melirik ke bawah, cukup gerakkan mata saja saat melihat sekitar, sedangkan kepala tetap diam dalam posisi tegap. Jangan sampai kepala ikut menunduk karena akan memperpendek jarak pandang.
Fokuskan pandangan setiap kali bersentuhan dengan bola.
Sentuhan bola harus menggunakan telapak kaki secara berkesinambungan.
7. Teknik Shooting (Menembak Bola)
Shooting atau menembak bola adalah teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain. Teknik ini merupakan cara untuk menciptakan gol dan memenangkan pertandingan.
Shooting dapat dibagi menjadi dua teknik, yaitu shooting menggunakan punggung kaki dan ujung sepatu atau ujung kaki. Berikut cara melakukan teknik shooting menggunakan punggung kaki:
Tempatkan kaki tumpu di samping bola dengan jari-jari kaki lurus menghadap arah gawang, bukan kaki yang untuk menendang.
Gunakan bagian punggung kaki untuk melakukan shooting.
Konsentrasikan pandangan ke arah bola tepat di tengah-tengah bola pada saat punggung kaki menyentuh bola.
Kunci atau kuatkan tumit agar saat bersentuhan dengan bola menjadi lebih kuat.
Sementara itu, berikut cara melakukan teknik shooting dengan menggunakan ujung kaki:
Posisi badan agak dicondongkan ke depan. Apabila badan tidak dicondongkan, kemungkinan besar perkenaan bola bagian bawah dan bola akan melambung tinggi.
Teknik shooting dengan menggunakan ujung kaki sama halnya dengan shooting menggunakan punggung kaki, hanya bedanya pada saat melakukan shooting perkenaan kaki tepat di ujung sepatu atau ujung kaki.
Teruskan dengan gerakan lanjutan.
Setelah sentuhan dengan bola dalam melakukan shooting, ayunan kaki jangan dihentikan.
8. Teknik Chipping (Melambungkan Bola)
Chipping atau melambungkan bola adalah teknik yang sering dilakukan dalam permainan futsal untuk mengumpan bola di belakang lawan atau dalam situasi lawan bertahan satu lawan satu.
Teknik ini hampir sama dengan teknik passing. Perbedaannya terletak pada saat chipping menggunakan bagian ujung sepatu dan perkenaannya tepat di bawah bola. Adapun cara melakukan teknik chipping yang benar, yaitu:
Tempatkan kaki tumpu di samping bola, bukan kaki yang melakukan passing.
Gunakan ujung sepatu yang diarahkan ke bagian bawah bola agar bola melambung.
Teruskan dengan gerakan lanjutan.
Setelah sentuhan dengan bola dalam melakukan passing, ayunan kaki jangan dihentikan.
Demikianlah informasi seputar nama-nama posisi futsal, tugasnya di lapangan, dan teknik dasar yang digunakan dalam permainan. Dengan mengetahui informasi di atas, Anda diharapkan dapat lebih mengenal olahraga futsal, bahkan bisa menentukan posisi yang cocok untuk diri sendiri.
(AA & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu permainan futsal?

Apa itu permainan futsal?
Futsal merupakan permainan bola besar yang dimainkan oleh dua tim berisikan lima orang.
Berapa durasi permainan futsal?

Berapa durasi permainan futsal?
Tujuan dari olahraga ini serupa dengan sepak bola, yakni memasukkan bola ke gawang satu sama lain, namun hanya dengan waktu 2 x 20 menit.
Apa tugas seorang flank?

Apa tugas seorang flank?
Tugas dari pemain ini adalah untuk melakukan serangan dan menjadi penghubung antara anchor dan pemain depan.
