Konten dari Pengguna

Pelari Jarak Pendek Disebut Juga dengan Istilah Sprinter, Ini Teknik Dasarnya

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pelari jarak pendek disebut juga dengan istilah sprinter. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelari jarak pendek disebut juga dengan istilah sprinter. Foto: Pexels

Pelari jarak pendek disebut juga dengan istilah sprinter. Agar dapat menjadi seorang sprinter yang baik dan menjadi yang tercepat, diperlukan beberapa keterampilan dimulai dari pengetahuan teknik dasar lari jarak pendek.

Dikutip dari laman Gramedia, sprint atau yang biasa disebut dengan lari jarak pendek merupakan olahraga yang termasuk di dalam cabang atletik. Umumnya, jenis olahraga ini dilakukan di lapangan terbuka atau outdoor.

Mungkin Anda sering melihat lari jarak pendek diperlombakan dalam perhelatan olimpiade. Nah untuk perlombaannya, lari jarak pendek pada ruangan terbuka dibedakan menjadi tiga jenis, lari 100 m, lari 200 m, dan lari 400 m.

Selain untuk diperlombakan, lari jarak pendek juga memiliki banyak manfaat bagi seseorang yang melakukannya. Manfaat tersebut meliputi meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan kapasitas aerobik, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan sintesis protein, dan juga meningkatkan oksidasi.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, seorang sprinter perlu memiliki beberapa keterampilan agar bisa menjadi yang tercepat. Keterampilan tersebut antara lain seperti kekuatan, kecepatan, daya ledak otot, kelenturan, kelincahan, stamina, serta koordinasi gerakan tangan dan kaki.

Nah agar bisa mengasah keterampilan tersebut, Anda perlu mengetahui teknik dasar olahraga lari jarak pendek bagi seorang sprinter. Bagi yang belum tahu, berikut informasinya.

Teknik Dasar Lari Jarak Pendek

Ilustrasi pelari jarak pendek disebut juga dengan istilah sprinter. Foto: Unsplash

Selain untuk mengasah keterampilan dan menjadi yang tercepat, mengetahui teknik dasar lari jarak pendek dapat membantu Anda meraih manfaat-manfaat lari jarak pendek yang sudah disebutkan sebelumnya. Maka dari itu, berikut teknik lari jarak pendek dikutip dari laman HelloSehat:

1. Teknik Start

Seperti namanya, teknik start dalam lari jarak pendek merupakan sebuah awalan sebelum melakukan lari. Teknik yang satu ini perlu dipelajari oleh seorang sprinter karena pola lari cepat mereka dimulai dari teknik ini.

Lari jarak pendek sendiri dimulai dengan teknik start jongkok atau block start dengan cara kedua kaki perlu berada pada blok dengan posisi jongkok dan beban bertumpu pada kedua tangan. Ini tiga teknik start yang perlu Anda ketahui:

  • Start Pendek (Bunch Start): posisikan jari-jari kaki yang di belakang hampir sejajar dengan kaki depan.

  • Start Menengah (Medium Start): posisikan lutut kaki yang di belakang berdampingan dengan telapak kaki depan.

  • Start Panjang (Elongated Start): posisikan lutut kaki yang di belakang sejajar atau sedikit berada di belakang tumit kaki depan.

2. Teknik Lari

Selain mengoptimalkan awalan lari jarak pendek, Anda juga perlu menstabilkan kecepatan Anda dengan mengetahui teknik lari-nya. Sebab postur tubuh yang baik dapat meningkatkan kecepatan Anda ketika berlari. Berikut tekniknya:

  • Bahu dan Kepala: posisi bahu turun dan rileks serta kepala sejajar garis lurus dengan anggota tubuh. Jangan melakukan rotasi atau putaran berlebih pada bahu.

  • Lengan: lengan longgar dengan siku yang membentuk sudut 90 derajat. Gerakkan siku lurus ke belakang dan saat mengayun ke depan pompa tangan setinggi bahu.

  • Pinggang: Anda bisa membayangkan kepala Anda sedang ditarik ke atas menggunakan tali, ini adalah postur yang pas untuk pinggang. Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengencangkan otot perut.

  • Lutut: dorong lutut ke depan dan mengangkatnya dengan tinggi.

  • Kaki: saat kaki hendak menyentuh permukaan, angkat jari kaki ke arah tulang kering hingga telapak berada pada posisi horizontal. Pastikan pendaratan telapak kaki dilakukan menggunakan bagian tengah.

  • Tumit: setelah menyentuh permukaan, tumit diusahakan membentuk gerakan melingkar penuh hingga belakang ke arah bokong namun tidak sampai menyentuh.

3. Teknik FInish

Setelah kedua teknik di atas sudah dikuasai, Anda juga perlu mengoptimalkan setiap milidetik dengan cara melakukan finish dengan baik. Berikut tekniknya sesuai dengan peraturan IAAF:

  1. Condongkan dan jatuhkan dada ke depan.

  2. Jatuhkan salah satu bahu ke depan.

  3. Tambahkan kecepatan.

Seperti itulah informasi seputar lari jarak pendek dan teknik yang perlu diketahui oleh seorang sprinter. Bagi Anda yang ingin melakukan pengasahan teknik di atas, Anda disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Selamat mencoba.

(AA)

Frequently Asked Question Section

Apa itu lari jarak pendek?
chevron-down

Sprint atau yang biasa disebut dengan lari jarak pendek merupakan olahraga yang termasuk di dalam cabang atletik.

Apa saja manfaat melakukan lari jarak pendek?
chevron-down

Manfaat tersebut meliputi meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan kapasitas aerobik, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan sintesis protein, dan juga meningkatkan oksidasi.

Apa saja keterampilan yang perlu dikuasai oleh seorang sprinter?
chevron-down

Keterampilan tersebut antara lain seperti kekuatan, kecepatan, daya ledak otot, kelenturan, kelincahan, stamina, serta koordinasi gerakan tangan dan kaki.